Gandeng Bank Sinarmas, Reksa Dana Indeks Simas Sri Kehati Bidik Dana Kelolaan Rp 500 Miliar Tahun Ini
JAKARTA, investortrust.id – PT Sinarmas Asset Management membidik dana kelolaan senilai Rp 500 miliar dari produk reksa dana indeks Simas Sri Kehati tahun ini. Guna merealisasikan target dana kelolaan ini, perseroan manggeng agen dengan PT Bank Sinarmas Tbk (BSIM).
Reksa dana indeks Simas Sri Kehati merupakan reksa dana indeks dengan kelas aset saham yang berinvestasi sekurang-kurangnya 80% dari nilai aktiva bersih pada efek bersifat ekuitas. Produk ini memiliki manfaat potensi nilai pertumbuhan investasi yang relatif menarik dan mengikuti prinsip Sustainable and Responsible Investment (SRI).
Bahkan, indeks Simas Sri-Kehati ETF Indeks sudah meraih penghargaan di ajang Best Mutual Fund Awards 2024 yang diselenggarakan Investortrust.id bekerja sama dengan Infovesta Utama. Reksa dana ini telah diluncurkan sejak 04 Mei 2018.
Baca Juga
Sinarmas AM Ungkap Sentimen Positif Pertumbuhan Reksa Dana 2024
Direktur Utama Sinarmas Asset ManagementAlex Setyawan WK mengatakan, pasar reksa dana indeks kian menarik perhatian investor ritel, khususnya pemodal yang baru belajar berinvestasi di instrumen saham. Investor dapat menginvestasikan dana dengan jumlah saham lebih beragam sesuai konstituen indeksnya dengan risiko investasi yang cenderung lebih rendah dan dapat memantau kinerja sesuai dengan indeks tersebut.
“Selain itu, kini banyak investor yang mencari investasi bukan sekadar mempertimbangkan profit, namun mempertimbangkan dampak investasi tersebut terhadap kelestarian lingkungan dan tanggung jawab sosial masyarakat,” ujar Alex Setyawan saat peluncuran Penandatanganan Pemasaran Produk Reksa Dana Indeks Simas Sri Kehati Sinarmas Asset Management dengan PT Bank Sinarmas Tbk selaku agen penjual di Jakarta, Selasa (11/6/2024).
Setelah kerja sama ini, dia mengatakan, investor dapat membeli produk tersebut secara langsung di cabang Bank Sinarmas terdekat. Pembelian juga dapat dilakukan melalui aplikasi SimobiPlus dengan nilai investasi minimal Rp 100 ribu.
Baca Juga
Sementara itu, Direktur Utama Bank Sinarmas Frenky Tirtowijoyo mengatakan, peluncuran reksa dana bagian dari upaya untuk memfasilitasi nasabah yang memiliki interest tinggi untuk berinvestasi sekaligus turut berpartisipasi dalam pelestarian lingkungan dan pemberdayaan sosial di Indonesia.
“Kami ingin mengajak masyarakat untuk turut mempersiapkan masa depan dengan investasi. Kami juga mengapresiasi masyarakat yang sudah memahami akan pentingnya investasi, terlebih bagi kalangan muda yang saat ini kian bersemangat dalam menyuarakan pentingnya berinvestasi,” terangnya.
Paling Unggul
Sementara itu, Chief Investmenet Officer Sinarmas Asset Management Genta Wira Anjalu mengatakan, indeks Simas Sri-Kehati merupakan wujud mutualisme antara dunia konservasi dalam pelestarian lingkungan dengan sektor bisnis yang bukan hanya profit oriented, tetapi keberlanjutan.
Baca Juga
Berdasarkan data, indeks Sri kehati dalam kurun tiga tahun terakhir dari 2020-2023 mencatatkan kenaikan sebanyak 18% atau unggul dari penguatan indeks LQ45 hanya mencapai 3,8% dan IDX30 justru turun sebesar -1,4%. “Kami menargetkan produk ini bisa menghasilkan return di atas IHSG dalam setahun atau diprediksi berksar 7-8% tahun ini,” ungkapnya.
Saat ini, Sinarmas Asset Management tercatat sebagai manajer investasi terkemuka dengan dana kelolaan per 30 April 2024 sebesar Rp 58 triliun. Perseroan memasarkan sejumlah reksa dana, seperti reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana campuran, dan reksa dana saham.

