Logisticsplus (LOPI) Sudah Gunakan Dana IPO 2023 Sebesar Rp 27,76 Miliar
JAKARTA, investortrust.id - PT Logisticsplus International Tbk (LOPI) menyatakan telah merealisasikan penggunaan dana initial public offering (IPO) tahun 2023 dengan hasil bersih Rp 27,76 miliar.
“Realisasi dana IPO digunakan seluruhnya dalam operasi usaha. Dengan demikian perinciannya, jumlah hasil penawaran umum sebesar Rp 30 miliar dengan biaya penawaran umum Rp 2,235 miliar, dan hasil bersih sebesar Rp 27,765 miliar,” kata Direktur Utama LOPI Wahyu Dwi Jatmiko dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Kantor Logisticsplus, SAV Building, Jakarta Selatan, Selasa (14/5/2024).
Lebih rinci, Wahyu mengatakan, adanya pergeseran penggunaan dana pada pembelian software transportation management system (TMS) yang awalnya direncanakan penggunaan dananya 9% menjadi 9,27%. Lalu, rencana penggunaan dana pembelian unit truk sebesar 31% menjadi 16,21%, serta rencana penggunaan dana modal kerja sebesar 60% menjadi 82,12%.
Baca Juga
Laba Bersih Turun 8,96%, Logisticsplus (LOPI) Tak Bagi Dividen
Perseroan juga mencatat, pendapatan usaha di tahun 2023 sebesar Rp 82,557 miliar atau naik 15,6% secara year-on-year (YoY) pada tahun sebelumnya yang senilai Rp 71,431 miliar. Adapun laba bersih tercatat sebesar Rp 1,753 miliar terkontraksi sebesar 8,96% secara YoY dari tahun sebelumnya yakni Rp 1,926 miliar.
Sebelumnya, dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Maret 2024, LOPI memutuskan untuk mengubah penggunaan dana IPO. Salah satunya yakni alokasi pembelian unit truk yang semula Rp 8,53 miliar menjadi Rp 4,5 miliar. Sebagai gantinya, LOPI menambah alokasi modal kerja dari semula Rp 16,51 miliar menjadi Rp 20,3 miliar.
Sebagai informasi, LOPI resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (11/10/2023) dan menjadi perusahaan tercatat ke-73 di BEI sepanjang tahun 2023. LOPI mengantongi dana segar sebesar Rp 30 miliar dari aksi korporasi tersebut.

