Usai Rugi Bertahun-tahun, Bank Banten (BEKS) Akhirnya Torehkan Laba
JAKARTA, investortrust.id – PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (BEKS) atau Bank Banten akhirnya meraih laba bersih seniai Rp 26,59 miliar tahun 2023, dibandingkan dengan periode sama tahun 2022 dengan rugi bersih Rp 239,28 miliar.
Baca Juga
Gelontorkan Rp 1,26 Triliun, UNTR Tambah Saham di Pembangkit Listrik Geothermal Ini
Sebagaimana diketahui rugi bersih perseroan telah berlangsung dalam tiga tahun terakhir, seperti tahun 2021 dengan rugi bersih Rp 285,17 miliar, tahun 2020 dengan rugi bersih senilai Rp 308,15 miliar, dan rugi bersih tahun 2019 senilai Rp 137,55 miliar, dan tahun 2018 dengan rugi bersih Rp 100,13 miliar.
Manajemen BEKS dalam rilis laporan kinerja keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (6/3/2024), menyebutkan bahwa kenaikan laba tersebut didukung atas pertumbuhan pendapatan bunga bersih perseroan dari Rp 156,30 miliar menjadi Rp 196,27 miliar.
Baca Juga
Didukung Sejumlah Sentimen Positif, Saham Bank Neo (BBYB) Direkomendasi Beli dengan Target Rp 790
Pertumbuhan tersebut berimbas terhadap peningkatan pendapatan operasional perseoran dari Rp 242,01 miliar tahun 2022 menjadi Rp 272,19 miliar pada 2023. Sedangkan laba operasional mencapai Rp 29,10 miliar, dibandingkan dengan tahun sebelumnya dengan rugi operasional Rp 305,56 miliar.
Bank Banten (BEKS) merupakan bank yang mayoritas atau setara dengan 66,11% sahamnya dikuasai Pemerintah Provinsi Banten melalui PT Banten Global. Sedangkan sisanya dikuasai pemegang saham public.

