Marak Investasi Bodong, Ini Kata Samuel Aset Manajemen
JAKARTA, investortrust.id - Fund Manager Samuel Aset Manajemen, I Nyoman Widyarsa Murti mengatakan bahwa tidak ada tantangan yang berarti untuk industri reksa dana tahun ini. Namun ia menggarisbawahi bahwa pemberian literasi kepada masyarakat perlu semakin ditingkatkan agar tidak terjebak investasi bodong.
Ia pun berharap regulator dan para manajer investasi dapat memberikan informasi yang akurat dan tepercaya bagi para nasabah.
“Jadi itu menjadi PR bersama, tentunya dari regulator dan juga para manajer investasi,” ujar Nyoman pada investortrust.id di sela acara Best Mutual Fund Awards 2024, di Jakarta, Rabu (27/3/2024).
Sebagai catatan, per Februari 2024, OJK telah menerima 3.200 pengaduan terhadap entitas keuangan ilegal. Hal itu disampaikan oleh Direktur Literasi dan Edukasi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Baca Juga
Raih Penghargaan, Samuel AM Optimistis AUM Bisa Tumbuh 10% Tahun 2024
Meskipun angka pengaduan di sektor pasar modal terbilang kecil dibanding sektor jasa keuangan lainnya, Horas menganggap bahwa literasi keuangan pasar modal tetap perlu ditingkatkan sebab tingkat literasi keuangan yang masih rendah.
Dalam acara Best Mutual Fund Awards 2024 yang digelar oleh Investortrust.id dan Infovesta, sebanyak 63 reksa dana yang dikelola oleh 25 Manajer Investasi diberikan penghargaan.
Adapun reksa dana Sam Mutiara Nusa Campuran oleh Samuel Asset Manajemen meraih penghargaan Best Mutual Fund Kategori Campuran Periode 5 Tahun untuk Aset di Atas Rp 10 Miliar - Rp 100 Miliar. (CR-4)

