IHSG Menguat Menuju 5.400, Mayoritas Sektor Saham di Zona Hijau Pagi Ini
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (27/10/2026), bergerak di zona hijau dengan kenaikan 25 poin (0,46%) menjadi 5.398 pagi ini. Rentang pergerakan 5.354-5.403 dan sejalan dengan kenaikan pasar saham Asia.
Penguatan tersebut sejalan dengan kenaikan mayoritas sektor saham, seperti energi, material dasar, industry, konsumer non primer, konsumer primer, kesehatan, infrastruktur. Sebaliknya teknologi melemah.
Baca Juga
Investor Baru Ini Resmi Jadi Pengendali Saham Andira Agro (ANDI), Rogoh Rp 92,56 Miliar
Sejalan dengan kenaikan tersebut, beberapa saham berikut catatkan lompatan harga, yaitu TGUK naik 23,46% menjadi Rp 100, NETV naik 18,52% menjadi Rp 32, dan OKAS naik 18,18% menjadi Rp 104. Kenaikan juga melanda saham MMIX, AIMS, dan DADA lebih dari 16%.
Kemarin, IHSG ditutup jatuh sebanyak 66,17 poin (1,22%) menjadi 5.373 dengan investor asing melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,85 triliun. Terbanyak disumbangkan saham BMRI senilai Rp 400,03 miliar, TLKM sebanyak Rp 329,39 miliar, dan BBCA mencapai Rp 235,53 miliar.
Baca Juga
BBNI Cetak Laba Bersih Rp 16,15 Triliun hingga September 2026, Tumbuh 6%
Penurunan tersebut juga sejalan dengan kejatuhan seluruh sektor saham, seperti sektor energi turun 2,36%, sektor material dasar jatuh 1,57%, sektor industry melemah 1,87%, sektor konsumer non primer turun 1,01%, sektor konsumer primer jatuh 1,53%, sektor infrastruktur melemah 2,47%, sektor teknologi melemah 2,06%, dan sektor lainnya.
Meski IHSG jatuh, sejumlah saham berikut catatkan lompatan harga, yaitu saham KREN naik 26,67% menjadi Rp 19, ANDI naik 25% menjadi Rp 35, TMPO naik 19,62% menjadi Rp 189, BTEK naik 18,18% menjadi Rp 13, MKNT naik 16,67% menjadi Rp 7, dan SEMA naik 14,97% menjadi Rp 430.
