PP Properti (PPRO) Tunjuk Adi Suryolaksono sebagai Direktur Pengelolaan Bisnis dan HCM
JAKARTA, investortrust.id – PT PP Properti Tbk (PPRO), anak usaha PT PP Tbk (PTPP), mengangkat Adi Suryolaksono sebagai Direktur Pengelolaan Bisnis dan Human Capital Management (HCM) untuk melengkapi susunan direksi perseroan. Pengangkatan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pekan lalu.
Adapun pemegang saham mengukuhkan pemberhentian dengan hormat Nurjaman dari jabatan Direktur Perseroan. RUPSLB yang berlangsung di Auditorium Wisma Subiyanto, Jakarta, tersebut mengagendakan persetujuan perubahan susunan pengurus perseroan, termasuk pengangkatan direktur dan perubahan nomenklatur jabatan direksi.
Selain menyetujui pengangkatan Adi Suryolaksono, pemegang saham menyetujui perubahan nomenklatur jabatan direksi menjadi Direktur Keuangan serta Direktur Pengelolaan Bisnis dan HCM. Pengangkatan Adi berlaku sejak RUPSLB ditutup.
Baca Juga
Fokus Fundamental Bisnis dan Kualitas Layanan, PP Properti (PPRO) Diganjar Dua Penghargaan Ini
Direktur Utama PPRO Dyah Rahadyannie mengatakan, penguatan susunan direksi diharapkan mendukung koordinasi dan pelaksanaan strategi perseroan secara lebih terarah, terutama dalam menyelaraskan pengelolaan bisnis, keuangan, dan sumber daya manusia. “Transformasi membutuhkan konsistensi dalam pelaksanaan dan kolaborasi yang kuat di seluruh organisasi. Melalui susunan direksi ini, kami berkomitmen untuk memperkuat efektivitas pengelolaan usaha dan memastikan upaya penguatan fundamental Perseroan berjalan selaras dengan prioritas strategis Perseroan,” ujar Dyah.
Menurut dia, PPRO berfokus membangun fondasi usaha yang semakin sehat dengan meningkatkan kinerja keuangan untuk mendukung pemulihan dan pertumbuhan berkelanjutan. Perubahan susunan direksi ini dilaksanakan dengan berpedoman pada prinsip Good Corporate Governance (GCG) serta memperhatikan kesinambungan pengelolaan usaha. Perseroan menyatakan langkah tersebut dilakukan agar PPRO tetap fokus menjalankan prioritas strategis dalam merespons berbagai tantangan yang dihadapi.
Baca Juga
IHSG Melonjak 4,9% Sepekan, Pasar Modal RI Tunjukkan Ketangguhan di Tengah Sentimen MSCI
Ke depan, penyelarasan pengelolaan bisnis dan pengembangan sumber daya manusia diharapkan memperkuat kapasitas organisasi dalam menjalankan strategi usaha. PPRO juga akan mendorong kolaborasi antarfungsi agar pengambilan keputusan dan pelaksanaan program kerja semakin efektif serta responsif terhadap kebutuhan perseroan.
Dyah menegaskan, PPRO akan menjaga kepercayaan pemegang saham melalui disiplin kerja, penguatan tata kelola, dan peningkatan kualitas pengelolaan usaha. “Kami optimistis PPRO dapat melanjutkan proses pemulihan dan membangun kesiapan untuk menangkap peluang pertumbuhan ke depan,” tutup Dyah.
