Saham BNGA Mendadak Terbang 18,71%, Ternyata Ada Berita Ini
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) melonjak 18,71% ke level Rp1.840 pada perdagangan intraday sesi II, Rabu (21/10/2026), di tengah kabar bahwa induk usahanya, CIMB Group Holdings, tengah mempertimbangkan untuk menarik saham perseroan dari Bursa Efek Indonesia (BEI) atau melakukan delisting.
Berdasarkan data perdagangan, saham BNGA menguat 290 poin atau 18,71% ke posisi Rp1.840. Penguatan tersebut terjadi setelah muncul kabar mengenai rencana potensial CIMB Group Holdings untuk menjadikan CIMB Niaga sebagai perusahaan tertutup (go private).
Baca Juga
Dorong Ekspansi Bisnis Korporasi, CIMB Niaga (BNGA) Perkuat Layanan Digital
Mengutip media Malaysia, The Star, CIMB Investment Bank dalam catatan riset pada Rabu (21/10/2026) menyebutkan bahwa CIMB Group Holdings tengah mempertimbangkan opsi privatisasi CIMB Niaga. Pertimbangan tersebut didasarkan pada penilaian bahwa valuasi saham BNGA masih tergolong rendah (undervalued), meskipun prospek jangka panjang Indonesia dinilai positif.
CIMB Niaga juga dinilai memiliki kekuatan di sejumlah segmen bisnis, mulai dari pengelolaan kekayaan (wealth management), perbankan korporasi (corporate banking), konektivitas ASEAN, layanan perbankan bagi nasabah kelas menengah atas (mass affluent banking), hingga perbankan syariah.
Dalam catatan riset tersebut, CIMB Investment Bank menyebutkan tiga opsi yang dapat dipertimbangkan CIMB Group Holdings untuk memenuhi ketentuan porsi saham publik (free float) CIMB Niaga. Ketiga opsi tersebut meliputi penempatan saham kepada investor strategis pada valuasi yang dapat diterima, penawaran umum perdana saham kembali (re-IPO), serta privatisasi atau menjadikan perusahaan sebagai entitas tertutup.
Baca Juga
OJK Ungkap Alasan Spin-Off UUS CIMB Niaga Belum Terealisasi, Izin Prinsip Sudah Terbit
Namun, CIMB Investment Bank menilai opsi re-IPO kurang memungkinkan dalam kondisi pasar saham Indonesia saat ini. Sebaliknya, privatisasi dinilai sebagai opsi yang paling strategis dan kredibel.
Free Float BNGA
Berdasarkan data kepemilikan saham CIMB Niaga, CIMB Group Sdn Bhd menguasai 91,4452% saham BNGA atau sekitar 22,99 miliar saham. Sementara itu, kepemilikan masyarakat dalam bentuk nonwarkat tercatat sebesar 7,4333% atau sekitar 1,87 miliar saham. Adapun kepemilikan masyarakat dalam bentuk warkat mencapai 1,0829% atau sekitar 272,25 juta saham.
Besarnya porsi kepemilikan CIMB Group Sdn Bhd tersebut menjadi salah satu informasi penting dalam mencermati kabar mengenai kemungkinan privatisasi CIMB Niaga. Meski demikian, pertimbangan privatisasi yang disebutkan dalam catatan riset tersebut belum berarti keputusan final untuk melakukan delisting telah ditetapkan.
