IHSG Akhirnya Rebound ke Atas 5.000, Saham Perbankan Kembali Diburu Pemodal
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (20/10/2026), akhirnya bergerak di zona hijau dengan kenaikan 35 poin (0,76%) menjadi 5.036. Meski pembukaan sempat turun 16,45 poin (0,33%).
Penguatan tersebut ditopang kenaikan saham sektor perbankan lebih dari 1,62%, material dasar, energi, konsumer non primer. Sebaliknya saham sektor industry, konsumer primer, dan kesehatan turun.
Baca Juga
BBCA-BBRI-BMRI Berdarah-darah, Saham Bank Murah atau Jebakan Maut?
Adapun beberapa saham dengan kenaikan harga paling pesat pagi ini, yaitu saham BSWD naik 20% menjadi Rp 8.100, TRUK naik 20,65% menjadi Rp 4.850, HADE menguat 23,53% menjadi Rp 21, PNSE naik 18,75% menjadi rp 565, dan TMPO menguat 13,02% menjadi Rp 191.
Kemarin, IHSG ditutup anjlok sebanyak 188,49 poin (3,64%) menjadi 4.996,61. Pemodal asing kembali mencatatkan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 1,72 triliun dipimpin saham BBRI senilai Rp 1,08 triliun dan BBRI dengan penjualan bersih Rp 986,87 miliar.
Baca Juga
Simak Lima Langkah Pemulihan Kepercayaan Pasar Modal Indonesia Pasca Ancaman MSCI
Penurunan tersebut sejalan dengan kejatuhan seluruh sektor saham, seperti sektor material dasar turun 4,57%, sektor konsumer non primer turun 3,88%, sektor energi turun 2,95%, sektor industry melemah 2,97%, sektor konsumer primer melemah 4,09%, konsumer non primer turun 3,88%, infrastruktur jatuh 4,45%,kesehatan melemah 3,64%, property turun 2,75%, teknologi melemah 2,46%, keuangan melemah 2,18%, dan transportasi melemah 2,91%.
Meski anjlok sejumlah saham berikut catatkan lompatan harga, yaitu saham TMPO naik 28,03% menjadi Rp 169, TIFA menguat 25% menjadi Rp 360, PNSE menguat 25% menjadi Rp 480, TRUK naik 24,84% menjadi Rp 4.020, BSIM naik 24,83% menjadi Rp 930, BIKE menguat 22,62% menjadi Rp 5.150, dan BSWD naik 20% menjadi Rp 6.750.
