IHSG Berpeluang Lanjut Rebound Hari Ini, Saham INDY hingga BULL Layak Dipantau
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (7/10/2026), berpeluang melanjutkan technical rebound dengan rentang pergerakan 6.120-6.240. Tiga saham INDY, ANTM, dan BULL direkomendasikan beli.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa pergerakan indeks akan dipengaruhi rilis FOMC Minutes dari rapat 15–16 September, terutama untuk melihat pandangan anggota The Fed terhadap arah suku bunga setelah FFR dinaikkan ke 3,75%–4,00%. Rilis data tenaga kerja AS yang lebih lemah sebelumnya telah meningkatkan ekspektasi kebijakan yang lebih akomodatif, tetap yield UST 10Y masih berada sekitar 5,3%, sehingga ruang penguatan aset emerging market masih menghadapi risiko dari biaya dana global yang tinggi.
Baca Juga
“Secara teknikal, rebound IHSG semakin terkonfirmasi setelah berhasil bertahan di atas support 6.017 dan menembus resistance 6.140. Momentum masih perlu dijaga karena MACD belum sepenuhnya berbalik bullish. Jika mampu mempertahankan 6.140, IHSG berpeluang melanjutkan technical rebound menuju 6.240,” tulisnya.
Laju indeks juga akan didukung penguatan pasar saham Wall Street setelah Dow Jones naik 0,49%. Penguatan juga melanda indeks S&P500 dan Nasdaq mencapai 0,45%. Laju indeks juga akan didukung harga minyak yang masih tetap stabil.
Terkait saham pilihan, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham INDY dengan target harga Rp 2.790-2.870, ANTM dengan target harga Rp 3.290-3.370, dan BULL dengan target harga Rp 380-392.
Baca Juga
Wall Street Melesat Ditopang Saham Teknologi, S&P 500 dan Nasdaq Cetak ‘All Time High’
Kemarin, IHSG berhasil menguat 1,21% ke level 6.192,93 melanjutkan penguatan tiga hari beruntun setelah sebelumnya menguji area psikologis 6.000. Penguatan ditopang kenaikan sebanyak 489 saham serta didukung sejumlah sektor, seperti transportasi (+3,16%), teknologi (+3,09%), dan energi (+2,67%). Namun, investor asing masih mencatat net sell sekitar Rp 597miliar, sehingga rebound masih perlu dikonfirmasi oleh perbaikan foreign flow.
Lompatan juga didukung kenaikan pesat saham BYAN sebanyak 9,80% menjadi Rp 13.450, AMMN sebanyak 6,89% menjadi Rp 4.500, MORA menguat 7,82% menjadi Rp 5.100, saham ALKA naik 19.74% menjadi Rp 6.825, dan INKP menguat 3,68% menjadi Rp 8.450.
Seiring dengan lompatan IHSG ini, sejumlah saham berikut catatkan kenaikan harga sifnifikan, yaitu saham TRUE naik 34,78% menjadi Rp 62, POLA naik 34,15% menjadi Rp 110, ASMI menguat 32% menjadi Rp 33, BTEK naik 27,27% menjadi Rp 14, CSMI naik 25% menjadi Rp 515, IFSH menguat 24,47% menjadi Rp 2.060, KDTN menguat 23,58% menjadi Rp 655, dan BEKS menguat 23,33% menjadi Rp 37.
