IHSG Sesi I Naik Tipis, Sebaliknya 6 Saham Dipimpin AKKU Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Senin (5/10/2026), ditutup menguat tipis 2,10 poin (0,03%) menjadi 6.038. Rentang pergerakan 6.019-6.085 dengan nilai transaksi Rp 4,58 triliun.
Kenaikan indeks ditopang penguatan tipis sejumlah sektor saham, seperti energi, material dasar, industry, konsumer non primer, konsumer primer, property, hingga infrastruktur. Sebaliknya penurunan tajam melanda saham sektor teknologi.
Baca Juga
Trader Veteran Peter Brandt Prediksi Harga Bitcoin Bisa Melejit ke US$ 600.000 pada 2029
Meski IHSG hanya naik tipis, sejumlah saham berikut justru berhasil catatkan lompatan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu AKKU naik 35% menjadi Rp 54, BLTZ naik 25% menjadi Rp 4.500, IFSH menguat 24,91% menjadi Rp 1.655, PGLI naik 24,81% menjadi Rp 332, SOTS naik 24,75% menjadi Rp 630, dan ALKA naik 24,73% menjadi Rp 5.700. Meski tak ARA, saham PPRI melesat 31,16% menjadi Rp 181.
Kemarin, IHSG berhasil ditutup rebound dengan kenaikan 27,39 poin (0,46%) menjadi 6.036,89 disertai dengan investor asing kembali merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham jumbo bernilai Rp 1,27 triliun. Net sell terbanyak disumbangkan saham GOTO senilai Rp 935,89 miliar, BBRI mencapai Rp 171,40 miliar, dan SINI senilai Rp 85,44 miliar.
Baca Juga
Pasar Smartphone Diproyeksi Tetap Tumbuh, Kapan Waktu Terbaik Ganti HP?
Kenaikan indeks kemarin didukung penguatan sejumlah sektor saham seperti sektor energi naik 1,12%, sektor teknologi menguat 1,51%, sektor konsumer non primer 0,67%, sektor material dasar 0,47%, sektor keuangan 0,19%, sektor kesehatan 0,20%, dan sektor property 0,40%.
Di tengah penguatan tersebut, beberapa saham catatkan lompatan harga signifikan, yaitu saham BLTZ naik 25% menjadi Rp 3.600, BSWD sebanyak 25% menjadi Rp 3.600, ROCK naik 24,89% menjadi Rp 2.960, MBSS naik 24,74% menjadi Rp 3.630, STAR naik 24,52% menjadi Rp 386, TFCO menguat 24,49% menjadi Rp 915, TIFA naik 24,48% menjadi Rp 356, dan PGLI melesat 24,30% menjadi Rp 266.
