Net Sell Meningkat Jadi Rp 1,13 Triliun, Saham UNSP hingga ANTM Diobral Pemodal Asing
JAKARTA, investortrust.id – Investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,13 triliun, seiring dengan penurunan tajam indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin 928/9/2026), ditutup sebanyak 94,03 poin (1,51%) menjadi 6.147.
Net sell terbanyak melanda saham UNSP senilai Rp 901,36 miliar didominasi melalui pasar negosiasi. Sisanya BMRI mencapai Rp 241,50 miliar, TLKM senilai Rp 121,68 miliar, TINS mencapai Rp 41,15 miliar, dan ANTM mencapai Rp 31,97 miliar.
Sebaliknya lima saham dengan torehan pembelian bersih (net buy) saham hari ini, yaitu saham BBRI mencapai Rp 49,68 miliar, AMMN mencapai Rp 19,49 miliar, EMAS senilai Rp 19,36 miliar, PEGE mencapai Rp 18,88 miliar, dan BBCA senilai Rp 17,93 miliar.
Baca Juga
United Tractors (UNTR) Bagikan Dividen Rp 430 per Saham, Astra (ASII) Terima Rp 954 Miliar
Terkait penurunan indeks hari ini dipicu atas pelemahan mayoritas sektor saham, seperti sektor teknologi 4,46%, material dasar melemah 3,33%, infrastruktur 2,33%, konsumer primer 2,04%, keuangan 1,19%, sektor property 1,60%, sektor konsumer non primer 0,98%, sektor kesehatan 0,66%, dan sektor industry 0,32%. Sebaliknya kenaikan tipis melanda saham sektor energi 0,04% dan transportasi 0,47%.
Penurunan juga dipicu kejatuhan sejumlah saham big cap, seperti GOTO anjlok 14% menjadi Rp 43, INCO anjlok 5,98%, MORA turun 5,01%, dan AMMN melemah 4,03%. Penurunan juga dipicu atas kejatuhan saham emiten Haji Isam, seperti TEBE, JARR, PACK, FAST, dan PGUN.
Sebaliknya saham berharga di bawah Rp 50 atau ‘gocap’ berhasil catatkan kenaikan harga paling pesat hari ini, yaitu saham TAMU naik 34,62%, BLTA naik 34,38% menjadi Rp 43, MIRA naik 33,33% menjadi Rp 32, VIVA naik 33,33% menjadi Rp 48, PPRO naik 33,33% menjadi Rp 20, PBRX naik 33,33% menjadi Rp 32, ANDI naik 31,82% menjadi Rp 29, BEKS naik 31,82% menjadi Rp 29, TAXI naik 27,27% menjadi Rp 18, dan BTEK naik 27,27% menjadi Rp 14..
Baca Juga
Saham Gocap Dihapus, BEI Catat 69 Saham Diperdagangkan di Bawah Rp 50
IHSG sepanjang pekan lalu ditutup tergerus hingga 199,26 poin atau 3,09% menjadi 6.241. Penurunan tersebut memicu menguapnya kapitaliasi pasar saham hingga Rp 361 triliun. Penurunan indeks juga disertai dengan penjualan bersih (net sell) saham hingga Rp 3,15 triliun.
Penurunan indeks tersebut dipicu atas pelemahan sejumlah saham kapitalisasi pasar besar, seperti BYAN sebanyak 12,48%, BBRI 4,83%, BMRI mencapai 4,23%, TLKM sebanyak 5,86%, dan BRMS mencapai 8,33%.
Pelemahan indeks pekan lalu juga dipicu atsa kejatuhan seluruh sektor saham, terbesar kejatuhan sektor industry 5,48%, sektor infrastruktur 4,10%, sektor konsumer non primer 3,50%, sektor teknologi 3,96%, dan sektor keuangan 2,41%.
