Bitcoin, Ethereum, XRP Relatif Bertahan Usai The Fed Naikkan Suku Bunga 25 Bps
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan XRP relatif mampu menahan tekanan jual setelah Federal Reserve (The Fed) menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 3,75%-4,00%.
Kenaikan tersebut menjadi yang pertama dilakukan The Fed sejak 2023. Kebijakan diambil di tengah tekanan inflasi yang masih berlanjut, sementara aktivitas ekonomi Amerika Serikat tetap tumbuh.
Dalam proyeksi terbaru, sebanyak 16 dari 18 pejabat The Fed memperkirakan setidaknya masih ada satu kali kenaikan suku bunga sebesar 25 bps hingga akhir 2026. Hanya dua pejabat yang memperkirakan suku bunga tetap pada level saat ini. Proyeksi tersebut menunjukkan, The Fed masih membuka ruang untuk kebijakan moneter yang lebih ketat, meskipun kenaikan suku bunga kali ini sebelumnya telah diperkirakan pasar.
Berdasarkan proyeksi terbaru, suku bunga The Fed diperkirakan berada di kisaran 4,00%-4,25% pada akhir 2026 dan tetap berada di kisaran tersebut hingga akhir 2027.
"Langkah kebijakan hari ini akan mendukung kembalinya inflasi secara lebih tepat waktu menuju target 2%," kata The Fed dalam pernyataannya setelah rapat kebijakan selama dua hari.
Setelah keputusan diumumkan, pada Kamis (17/9/2026) dini hari waktu Asia, Bitcoin sempat menguat sebelum stabil di sekitar US$76.000. Ethereum berada di kisaran US$2.400, sedangkan XRP bertahan di sekitar US$1,28.
Pergerakan tersebut terjadi setelah pasar kripto mengalami volatilitas tinggi dalam sepekan terakhir. Bitcoin sebelumnya sempat turun di bawah US$75.000 setelah kegagalan pengesahan CLARITY Act di Senat AS dan meningkatnya likuidasi posisi leverage.
CLARITY Act (Digital Asset Market Clarity Act) adalah rancangan undang-undang (RUU) di Amerika Serikat yang dirancang untuk memberikan kepastian hukum dan kerangka regulasi yang jelas bagi industri aset digital atau kripto.
Baca Juga
Trump Siapkan Stimulus US$ 5.000 Bagi Warga Dewasa AS, Ini Dampak Positifnya ke Bitcoin
Dalam 24 jam sebelum keputusan The Fed, posisi leverage kripto senilai lebih dari US$455 juta dilaporkan telah dilikuidasi. Dilansir dari Cointurk, pada periode yang sama, ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat mencatat arus keluar bersih sekitar US$450 juta, sementara ETF Ethereum juga mengalami penarikan dana.
Sejumlah analis menilai sebagian tekanan pasar telah terjadi sebelum keputusan suku bunga. Ekspektasi kenaikan sebesar 25 basis poin sebelumnya telah terbentuk di pasar sehingga keputusan The Fed tidak memicu gejolak tambahan yang signifikan.
Tekanan sebelumnya juga datang dari kegagalan CLARITY Act yang meningkatkan ketidakpastian regulasi aset digital di AS. Setelah pemungutan suara tersebut, sekitar US$300 juta posisi long pada sejumlah aset kripto utama dilaporkan dilikuidasi.
Baca Juga
Peluang The Fed Naikkan Suku Bunga 86,5%, Harga Bitcoin Tertekan di Awal Pekan
Ke depan, arah kebijakan moneter The Fed masih menjadi perhatian pasar kripto. Proyeksi terbaru menunjukkan mayoritas pembuat kebijakan memperkirakan masih terdapat ruang untuk kenaikan suku bunga lebih lanjut sebelum akhir 2026.
Suku bunga yang lebih tinggi berpotensi memperketat kondisi keuangan dan memengaruhi minat investor terhadap aset berisiko, termasuk mata uang kripto. Kenaikan imbal hasil Treasury AS juga menjadi faktor yang diperhatikan pelaku pasar.
Bitcoin, Ethereum, dan XRP selanjutnya masih akan dipengaruhi oleh pergerakan imbal hasil obligasi pemerintah AS, arus dana ETF, serta ekspektasi terhadap kebijakan moneter berikutnya.
