IHSG Melemah 0,80%, Mayoritas Sektor Saham Dibuka Turun
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (15/9/2026), bergerak melemah 50 poin (0,80%) menjadi 6.482 pada perdagangan pagi hari in. Meski pembukaan sempat naik 10,08 poin (0,15%) menjadi 6.544,77.
Kenaikan ditopang penguatan mayoritas sektor saham, seperti energi, material dasar, industry, konsumer non primer, property. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor keuangan, kesehatan, teknologi, dan transportasi.
Baca Juga
Adapun beberap saham dengan kenaikan harga paling pesat pagi ini, yaitu saham SAPX naik 20,79% menjadi Rp 610, ALKA naik 19,28% menjadi Rp 7.425, AGAR naik 22,77% menjadi Rp 2. 980.
Kemarin, IHSG ditutup turun sebanyak 6,69 poin (0,10%) menjadi 6.534 setelah sempat bergerak dramatis dengan penurunan lebih dari 165 poin atau 2,5% pada awal sesi II. Investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 337,44 miliar terbanyak disumbangkan saham ANTM senilai Rp 209,32 miliar dan BMRI mencapai Rp 169,29 miliar.
Baca Juga
FTSE Hapus Saham ALII dan SILO dari Konstituen Indeks September 2026
Pergerakan indeks dipengaruhi atas penurunan sejumlah sektor saham, seperti energi melemah 1,65%, material dasar 1,41%, konsumer primer 1,19%, kesehatan 2,95%, property 0,56%, infrastruktur 1,45%, teknologi 0,77%, transportasi 0,85%, property 0,56%, konsumer non primer 0,04%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor keuangan 0,55% dan industry 0,45%. Tekanan juga dipicu atas kejatuhan saham big cap, seperti BYAN anjlok 10,12%, EMAS jatuh 12%, dan BREN anjlok 4,01%.
Meski IHSG ditutup turun, sejumlah saham berikut catatkan lompatan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham SEMA naik 34,93% menjadi Rp 197, LAPD naik 34,78% menjadi Rp 93, FORU naik 25% menjadi Rp 4.650, ALKA naik 25% menjadi Rp 6.225, dan AGAR melesat 24,55% menjadi Rp 2.410.
