Resmi Jadi Pengendali, Rama Indonesia Ungkap Fokus Pengembangan Dua Putra (DPUM)
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Rama Indonesia resmi menjadi pemegang saham pengendali baru PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) setelah menyelesaikan akuisisi sebanyak 2,47 miliar saham atau setara dengan 59,24% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan.
PT Rama Indonesia merupakan bagian dari Unirama Group, salah satu perusahaan penyedia solusi rantai pasok dan distribusi barang konsumsi atau Fast-Moving Consumer Goods (FMCG) terbesar di Indonesia. Unirama Group sendiri dikenal sebagai penyedia solusi rantai pasok terintegrasi, mulai dari proses pengadaan hingga distribusi produk. Grup tersebut juga didukung jaringan distribusi, infrastruktur pergudangan, serta jangkauan operasional di berbagai wilayah Pulau Jawa.
Keterlibatan Unirama Group melalui PT Rama Indonesia membuka peluang sinergi strategis bagi DPUM, terutama dalam penguatan rantai pasok, perluasan jaringan distribusi, peningkatan efisiensi operasional, dan pengembangan pasar. Masuknya PT Rama Indonesia menjadi bagian dari strategi Unirama Group untuk memperluas portofolio investasi ke sektor yang memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang.
Baca Juga
Kerek Kapasitas Produksi dan Perkuat Ekspor, Dua Putra (DPUM) Siapkan Investasi Rp 100 Miliar
DPUM dinilai memiliki pengalaman, aset, dan posisi strategis dalam industri pengolahan serta perdagangan hasil perikanan. Posisi tersebut dinilai masih dapat dikembangkan melalui penguatan tata kelola, optimalisasi fasilitas, perbaikan pengelolaan modal kerja, serta peningkatan utilisasi kapasitas operasional.
Terkait pengembangan DPUM, pengendali telah menyiapkan belanja modal (capex) sebesar Rp100 miliar. Ekspansi tersebut ditargetkan mendorong peningkatan EBITDA rata-rata sebesar 7,75% per tahun selama periode 2027 hingga 2030.
Pemulihan Fasilitas DPUM
Selain ekspansi, Unirama Group melalui PT Rama Indonesia menegaskan komitmen untuk memberikan dukungan penuh kepada DPUM menyusul insiden kebakaran yang terjadi di fasilitas operasional Perseroan di Pati pada 6 Juni 2026.
Dukungan tersebut akan diarahkan untuk mempercepat pemulihan fasilitas yang terdampak, mengoptimalkan fasilitas operasional lainnya, memperkuat rantai pasok, serta menjaga pelayanan dan pemenuhan kebutuhan pelanggan.
Baca Juga
Saudi Tutup Pipa East-West Gara-Gara Serangan Houthi, Minyak Brent Dekati US$ 108
Sejalan dengan proses finalisasi klaim yang saat ini sedang berlangsung bersama pihak asuransi, manajemen berkeyakinan bahwa klaim asuransi tersebut dapat direalisasikan sebesar 100% dari nilai klaim yang telah diajukan dan disepakati.
Direktur PT Rama Indonesia Fransisda Marga Saputra mengatakan, dukungan Unirama Group melalui PT Rama Indonesia mencerminkan keyakinan terhadap prospek jangka panjang DPUM sekaligus komitmen untuk mendampingi perseroan dalam proses pemulihan dan penguatan fundamental usaha.
“Dukungan Unirama Group melalui PT Rama Indonesia tidak hanya mencerminkan keyakinan terhadap prospek jangka panjang DPUM, tetapi juga komitmen untuk mendampingi Perseroan dalam melewati proses pemulihan dan membangun fundamental usaha yang lebih kuat. Kami akan mendorong transformasi DPUM secara prudent, terukur, dan berorientasi pada penciptaan nilai berkelanjutan bagi Perseroan serta seluruh pemegang saham,” ujar Fransisda.
