IHSG Sesi I Melesat 0,60% Terdorong Saham Big Cap Dipimpin BBRI
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Selasa (1/9/2026) atau hari perdana September 2026, ditutup menguat 39,03 poin (0,60%) menjadi 6.564. Rentang pergerakan 6.525-6.586 dengan nilai transaksi Rp 9,69 triliun.
Kenaikan tersebut ditopang penguatan sejumlah saham big cap, seperti UNTR naik 5,68%, SMGR naik 15,20%, PTBA naik 7,42%, hingga TINS naik 2,48%. Kenaikan juga ditopang penguatan saham big bank, yaitu BBRI naik 2,15%, BMRI menguat 1,65%, BBNI naik 0,52%, dan BBCA naik 1,16%.
Baca Juga
Tok! Rapat Paripurna Tetapkan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI Periode 2026-2031
Kenaikan juga ditopang penguatan saham industri 2,45%, saham energi 1,50%, saham keuangan 1,13%, saham konsumer non primer 0,34%, saham properti 0,33%, saham konsumer primer 0,45%, saham kesehatan 0,58%, dan saham transportasi 1,26%. Sebaliknya penurunan melanda saham teknologi dan infrastruktur.
Adapun lima saham berhasil torehkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu SQMI naik 34,92% menjadi Rp 85, SAFE naik 25% menjadi Rp 875, AIMS naik 25% menjadi Rp 505, BSIM naik 25% menjadi Rp 1.100, PTSP menguat 24,73% menjadi Rp 1.135, dan GTRA menguat 24,55% menjadi Rp 274. Meski tak ARA, saham KKES melesat 29,85% menjadi Rp 87 dan NZIA naik 18,75% menjadi Rp 171.
Baca Juga
Harga Daging Ayam Naik, Inflasi Bulanan Agustus Capai 0,21%, Tahunan 3,19%
Kemarin, IHSG ditutup naik tipis 7,36 poin (0,11%) menjadi 6.525 disertai dengan net sell jumbo, terbanyak saham CPIN senilai Rp 681,85 miliar, EMAS mencapai Rp 189,36 miliar, dan BUKA mencapai Rp 129,43 miliar. Kenaikan indeks ditopang penguatan saham sektor industri 1,46%, sektor energi 1,12%, sektor infrastruktur 0,64%, sektor keuangan 0,67%, sektor transportasi 0,47%, konsumer non primer 0,29%, dan sektor konsumer primer 0,21%.
Pembalikan arah indeks menjadi positif juga didukung kenaikan saham big cap, seperti GGRM naik 6,53%, EMAS naik 3,23%, AADI menguat 5,87%, BSSR naik 4,19%, hingga JSMR menguat 4,59%.
Sedangkan saham dengan penguatan harga paling pesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu KOTA naik 34,16% menjadi Rp 216, ASLI naik 25% menjadi Rp 310, BSIM menguat 24,82% menjadi Rp 880, FORU naik 24,62% menjadi Rp 2.480, dan KICI menguat 24,37% menjadi Rp 296. Meski tak ARA, saham SRSN melambung 31,08% menjadi Rp 97 dan LIFE naik 17,46% menjadi Rp 9.925.
