Merdeka Battery (MBMA) Emisi Obligasi Rp 2,33 Triliun, Tawarkan Kupon hingga 10,5%
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) menawarkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap V Tahun 2026 dengan nilai pokok Rp 2,33 triliun. Penerbitan obligasi ini merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I dengan target dana Rp 16 triliun.
Sebelumnya, MBMA telah menerbitkan obligasi sebesar Rp 11,16 triliun. Pada tahap V ini, perseroan menerbitkan obligasi dalam tiga seri. Sebagian besar dana digunakan untuk pembayara kembali atau refinance utang.
Seri A memiliki nilai pokok Rp 1,71 triliun dengan bunga tetap 9% per tahun dan tenor 367 hari. Seri B senilai Rp 529,97 miliar dengan bunga 10% per tahun dan tenor tiga tahun. Sementara itu, Seri C sebesar Rp 95,34 miliar dengan bunga 10,5% per tahun dan tenor lima tahun. Bunga obligasi dibayarkan setiap tiga bulan, sedangkan pokok masing-masing seri dilunasi sekaligus saat jatuh tempo.
Baca Juga
Menuju Produsen Nikel Terbesar RI, Begini Target Arus Kas dan Harga Saham Merdeka Battery (MBMA)
MBMA akan menggunakan sekitar Rp 2,33 triliun dana hasil penerbitan obligasi, setelah dikurangi biaya emisi, untuk mempercepat pembayaran sebagian pokok utang Fasilitas B kepada para kreditur.
Pembayaran tersebut dilakukan melalui PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB) sebagai agen. Utang ini berasal dari fasilitas kredit berjangka dan bergulir dengan nilai maksimal US$ 250 juta.
Per 11 Agustus 2026, saldo pinjaman Fasilitas B mencapai US$ 150 juta atau sekitar Rp 2,66 triliun dan akan jatuh tempo pada 28 September 2026. Setelah pembayaran dipercepat, saldo utang Fasilitas B diperkirakan turun menjadi sekitar US$ 19,3 juta.
Baca Juga
IHSG Melesat 1,81%, Analis: Aksi Demo Kondusif Redakan Kekhawatiran Investor
Masa penawaran umum obligasi berlangsung pada 27 Agustus 2026. Tanggal penjatahan ditetapkan pada 28 Agustus 2026, sedangkan pengembalian uang pemesanan dijadwalkan pada 1 September 2026.
Distribusi obligasi secara elektronik atau tanggal emisi dilakukan pada 1 September 2026. Selanjutnya, obligasi akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2 September 2026.
Penawaran umum obligasi ini dijamin dengan kesanggupan penuh (full commitment) oleh PT Indo Premier Sekuritas, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk, PT Sucor Sekuritas, PT Aldiracita Sekuritas Indonesia, PT Bahana Sekuritas, PT CIMB Niaga Sekuritas, dan PT Mandiri Sekuritas. Sementara itu, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bertindak sebagai wali amanat.
