IHSG Dibuka Melesat 0,83% Ditopang Kenaikan Mayoritas Sektor Saham
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (20/8/2026), dibuka meleambung 53,12 poin (0,83%) menjadi 6.447, seiring dengan penguatan mayoritas pasar saham Asia.
Kenaikan tersebut ditopang penguatan mayoritas sektor saham, seperti material dasar 2,10%, energi 0,78%, konsumer primer 0,69%, industry 0,92%, dan infrastruktur 0,70%. Sebaliknya penurunan melanda sektor transportasi.
Baca Juga
Menuju Produsen Nikel Terbesar RI, Begini Target Arus Kas dan Harga Saham Merdeka Battery (MBMA)
Adapun saham dengan kenaikan harga paling pesat pagi ini, yaitu SOLA naik 12,22% menjadi Rp 101, JARR naik 8,40% menjadi Rp 2.580, dan FUJI menguat 10,77% menjadi Rp 292.
Kemarin, IHSG ditutup anjlok 55,70 poin (0,86%) menjadi 6.394 disertai dengan investor asing merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 933,53 miliar. Net buy terbesar didukung adanya crossing saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) dari pemodal domestic ke pemodal asing melalui pasar negosiasi dengan nilai Rp 1,47 triliun.
Baca Juga
Penurunan IHSG kemarin dipicu atas pelemahan mayoritas sektor saham, seperti material dasar 1,21%, konsumer primer 1,05%, konsumer non primer 0,96%, industry 0,79%, energi 0,71%, keuangan 0,52%, teknologi 0,62%, transportasi 0,20%, dan kesehatan 0,76%. Sebaliknya penguatan dicatatkan property 0,39% dan infrastruktur 0,43%.
Tekanan IHSG juga dipicu kejatuhan saham besar ini, yaitu BYAN turun 9,41%. Pelemahan juga melanda saham emiten Haji Isam, seperti PGUN, JARR, TEBE, dan FAST. Penurunan juga dipicu pelemahan saham AMMN, INDY, hingga TKIM.
Meski IHSG ditutup anjlok, sejumlah saham berikut justru berhasil cetak lompatan harga, seperti FUJI naik 25% menjadi Rp 260, TIFA naik 24,84% menjadi Rp 382, FPNI naik 24,42% menjadi Rp 540, WEGE naik 23,64% menjadi Rp 68, dan TRUS naik 20,41% menjadi Rp 472.

