Mirae Asset: MSCI Diperkirakan Unfreeze Indonesia Paling Cepat 2027
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Head of Research & Chief Economist PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia Rully Arya Wisnubroto memperkirakan pembekuan (freeze) terhadap pasar Indonesia oleh indeks global, seperti MSCI dan FTSE, kemungkinan baru akan dibuka paling cepat pada 2027.
“Kita expect mungkin paling cepat unfreeze pasar saham Indonesia tahun depan. MSCI terutama, kalau tidak salah Februari sama April ya. Mungkin semester satu paling cepat,” kata Rully kepada awak media saat ditemui di Kawasan Sudirman, Jakarta, Selasa (18/8/2026).
Baca Juga
IHSG Naik di Atas 1% Dua Hari Beruntun, Benarkah Tren Bullish Sudah Dimulai?
Menurut Rully, dibukanya kembali akses terhadap indeks global tersebut berpotensi mendorong masuknya dana asing (inflow) ke pasar domestik. Namun, dampak tersebut diperkirakan baru akan terasa lebih signifikan pada semester II-2027. “Mungkin akan banyak inflow sih. Jadi, kemungkinan baru tahun depan itu pun juga most probably di semester dua,” imbuhnya.
Dia menjelaskan, lembaga indeks global masih membutuhkan bukti konsistensi dari pasar Indonesia sebelum mencabut kebijakan pembekuan. Hal tersebut diperlukan untuk memastikan perbaikan yang dilakukan bersifat berkelanjutan. “Jadi emang harus menunggu langkah-langkah konsistensi,” katanya.
Ia menilai proses tersebut tidak dapat dilakukan secara terburu-buru karena terdapat risiko masalah serupa kembali terjadi apabila kebijakan dibuka terlalu cepat.
Dampak Rebalancing
Di sisi lain, Rully menilai potensi dampak rebalancing indeks terhadap pasar saat ini tidak lagi terlalu signifikan. Ia juga memperkirakan kemungkinan Indonesia diturunkan statusnya menjadi frontier market relatif kecil.
Baca Juga
OJK Siapkan Dua Peraturan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis yang Beroperasi 1 Januari 2027
“Dan masalah rebalancing index ini juga udah kayak nggak terlalu signifikan dalam berpengaruh pada market. Kemungkinan kita turun ke frontier itu sebenarnya kecil. Cuman emang masih belum semerta-merta dihapuskan total kata-kata frontier,” bebernya.
Rully menambahkan, MSCI dan FTSE saat ini akan lebih mencermati perkembangan kualitas pasar Indonesia, terutama dari sisi transparansi bursa dan kondisi pasar. Karena itu, perkembangan transparansi dan mekanisme perdagangan akan menjadi faktor penting dalam menentukan keputusan lembaga indeks global terhadap Indonesia ke depan.

