Reliance Sekuritas Jagokan 4 Saham, Ada BBCA, BBRI dan BBNI
JAKARTA, investortrust.id – Indek harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/8/2026), diproyeksikan cenderung melemah dalam rentang 6.230 hingga 6.374. Empat saham berikut, BBCA, BBRI, BBNI, dan SMRA, direkomendasikan beli.
Reliance Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, candle terakhir IHSG berbentuk bearish, berhasil menembus masih di atas MA20, indikator Stochastic dead cross. “Dengan teknikal ini, kami memperkirakan IHSG cenderung melemah dengan saham pilihan hari ini BBCA, BBRI, BBNI, dan SMRA,” tulisnya.
Baca Juga
Jelang Pidato Kenegaraan Prabowo, Jokowi hingga JK Tiba di Kompleks Parlemen
Laju IHSG akan dipengaruhi penguatan pasar saham Wall Street. Sentimen positif disebabkan oleh saham-saham teknologi dan data inflasi produsen yang cenderung moderat yang memicu para pedagang untuk menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve. Pada pagi ini (saat laporan ini dibuat), mayoritas pasar saham Asia menguat, seperti Nikkei225 +1.77% dan Kospi menguat +2.35%.
Terkait saham pilihan, Reliance Sekuritas merekomendasikan beli saham BBCA dengan target harga Rp 7.175, BBRI dengan target harga Rp 3.500, BBNI dengan target harga Rp 4.070, dan SMRA dengan target harga Rp 368.
Kemarin, IHSG ditutup anjlok sebanyak 72,08 poin (1,13%) menjadi 6.301,77. Rentang pergerakan 6.281-6.390 dengan nilain transaksi Rp 12,25 triliun. Pemodal asing merealisasikan penjualan berih senilai Rp 1,39 triliun.
Baca Juga
Penurunan dipicu kejatuhan seluruh sektor saham, terbesar sektor energi turun 2,32%, material dasar 2,93%, industry 2,30%, consumer primer 1,59%, teknologi 1,20%, consumer non primer 1,05%, dan infrastruktur 0,88%.
Penurunan juga dipicu atas kejatuhan mayoritas saham big cap, seperti seluruh saham emiten Prajogo Pangestu, yaitu BREN, TPIA, BRPT, CUAN, CDIA, dan PTRO. Pelemahan juga dipicu atas pelemahan saham big cap, yaitu BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI.
Meski IHSG turun tajam, beberapa saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), saham EKAD melesat 25% menjadi Rp 300, BABY naik 24,77% menjadi Rp 272, AGAR menguat 24,76% menjadi Rp 1.285, dan YPAS naik 24,68% menjadi Rp 960. Meski tak ARA, saham PBCA menguat 22,97% menjadi Rp 910.

