IHSG Melanjutkan Penguatan, Ditopang Saham TPIA hingga BRPT
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat sekitar 0,4% atau 25,992 poin dari level penutupan kemarin, menjadi 6.366,01 pada Rabu (22/7/2026).
Pergerakan IHSG pada awal perdagangan hari ini sempat menyentuh level tertinggi di angka 6.394,68 dan level terendah di angka 6.357,8. Sementara data pergerakan saham menunjukkan terdapat 295 saham yang mengalami kenaikan harga, 151 saham mengalami penurunan, serta 226 harga saham tidak mengalami perubahan atau stagnan.
Adapun volume perdagangan tercatat sebesar 2.361 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 953,535 miliar. Frekuensi perdagangan saat pembukaan tercatat sebanyak 158.626 kali transaksi, dan total kapitalisasi pasar atau market cap berada pada angka Rp 11.170,77 triliun.
Kelanjutan penguatan indeks ditopang saham-saham besar, seperti TPIA yang naik 2,22% menjadi Rp 2,300, DSSA terapresiasi 1,06% menjadi Rp 950, disusul harga ANTM yang naik 2,94% menjadi Rp 3150 dan saham BRPT yang meningkat 1,08% menjadi Rp 1.880 pada awal perdagangan hari ini.
Adapun saham dengan kenaikan harga paling pesat, diperoleh saham ZATA uang naik 32% menjadi Rp 66, MLPT dengan kenaikan 20,77% menjadi Rp 1.570, BELL menguat 14,66% menjadi 133, dan DOOH yang terdongkrak 14% menjadi Ro 171.
Baca Juga
IHSG Berpeluang Tembus 6.500, Arus Dana Asing dan Saham Konglomerasi Jadi Penopang
Pergerakan saham pagi ini, melanjutkan penguatan IHSG yang terjadi hampir setiap hari sejak awal Juli 2026. Kemarin, IHSG juga ditutup menguat yakni 108,24 poin atau 1,74% ke level 6.340,02 pada Selasa (21/7/2026), ditopang sektor saham energi dan bahan baku. Sepanjang hari indeks bergerak pada rentang 6.247,35-6.340,02.
Mengacu data BEI, nilai transaksi di BEI kemarin mencapai Rp 21,49 triliun dengan volume 51,06 miliar saham dan frekuensi transaksi sebanyak 2,942.057 kali. Sebanyak 322 saham menguat, 146 saham melemah, dan 225 saham bergerak stagnan.
Di tengah reli indeks, saham TPIA mencatat nilai transaksi terbesar pada perdagangan kemarin, mencapai Rp 2,23 triliun. Diikuti DSSA dengan nilai transaksi Rp 1,80 triliun, BBRI sebesar Rp 979,95 miliar, BUMI senilai Rp 963,28 miliar, dan BBCA sebesar Rp 948,31 miliar.
Sementara dari sisi volume, saham-saham Grup Bakrie mendominasi perdagangan. BUMI mencatat volume terbesar dengan 58,12 juta saham, diikuti BNBR sebanyak 57,09 juta saham. Selanjutnya JGLE diperdagangkan sebanyak 27,72 juta saham, DEWA 21,94 juta saham, dan DSSA dengan volume 19,87 juta saham.
