Calon Investor Ingkar, TGRA Gandeng Bahana Cari Pendanaan Proyek 5 PLTMH
JAKARTA, investortrust.id – Emiten pembangkit listrik energi baru terbarukan (EBT), PT Terregra Asia Energy Tbk (TGRA) menunjuk PT Bahana Sekuritas (Persero) sebagai konsultan keuangan, dalam rangka fundraising pembiayaan proyek-proyek hydropower plant perseroan.
Chief Financial Officer PT Terregra Asia Energy Tbk Daniel tagu Dedo mengatakan, penunjukan Bahana sebagai konsultan keuangan merupakan langkah strategis setelah perseroan gagal mengeksekusi kerja sama investasi pembiayaan proyek-proyek hydro power plant atau Pembangkit Listrik Tenaga Microhydro (PLTMH) dengan Carbon Resilience Pte Ltd Singapore.
“Kegagalan ini disebabkan ketidakpastian pembiayaan dari Carbon Resilience, setelah kedua pihak menyepakti skema pembaiyaan terhadap 3 mini hydro power plant dengan tota kapasitas 29,8 MW yang terletak di Provinsi Sumatera Utara.
Baca Juga
Lampaui Target, Indo Tambangraya (ITMG) Catat Volume Produksi 13,4 Juta Ton
“Kami menunggu cukup lama realisasi pembiayaan proyek tersebut, sejak Juli 2022 hingga Juni 2023. Sehingga pada 7 Juli 2023, Manajemen memutuskan untuk menunjuk PT Bahana Sekuritas sebagai konsultan keuangan dalam rangka fundrising pembiayaan seluruh proyek-proyek hydro power plant perseroan,” papar Daniel dalam keterangan resmi yang dikutip, Kamis (16/11/2023).
Selain penunjukan konsultan keuangan, Bahana Sekuritas juga ditunjuk sebagai penjamin emisi atau underwriter penerbitan obligasi hijau (green bond). “Kami menunjuk Bahana karena telah memiliki pengalaman dalam fundrising, acquisition and merger serta underwriter. Ditunjukan dengan realisasi Bahana yang berhasil melaksanakan 42 acquisition and merger serta underwriter Perusahaan BUMN maupun swasta,’’ urainya.
Baca Juga
KSEI – VSDC Vietnam Resmikan Kerja Sama, Ini Poin Penting yang Disepakati
Sejak penunjukan Bahana, tahapan fundrising telah mencapai penetapan skema pembiayaan dan pembahasan dengan perbankan serta investor yang akan terlibat dalam pembiyaaan proyek perseroan.
TGRA menargetkan pada akhir semester II-2023, perseroan sudah dapat memastikan investor dan perbankan yang akan melakukan pembiayaan atas proyek perseroan. ‘’Kami harap pada kuartal I-2024, 3 dari 5 proyek hydro power plant sudah dapat mencapai financial closing dan dapat memulai Pembangunan,’’ pungkasnya.

