Unsuspensi Saham RGAS dan BKDP Hari Ini, Penguatan Harga masih Berlanjut?
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) membukan kembali (unsuspensi) perdagangan saham PT Kian Santang Muliatama TBk (RGAS) dan PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP) mulai sesi I hari ini, Selasa (30/6/2026).
BEI dalam pengumuman resminya hari ini menyebutkan bahwa saham BKDP dan RGAS bisa kembali diperdagangkan mulai hari ini. Namun demikian, saham BKDP hanya bisa ditransaksikan di papan pemantauan khusus (PPK) dengan mekanis perdagangan full call auction (FCA).
Baca Juga
Amman (AMMN) Siap Masuk Era Pertumbuhan Baru, Potensi Cuan Sahamnya Bisa 90%
Kedua saham emiten ini sebelumnya terkena suspense akibat lompatan harga dalam beberapa hari terakhir. Saham RGAS telah melambung lebih dari 114% menjadi Rp 212 dalam sebulan terakhir, sehingga transaksinya terkena suspense kemarin.
Begitu juga dengan saham BKDP telah melambung lebih dari 98% menjadi Rp 125 dalam sebulan terakhir atau sebelum terkena suspense sejak 29 Mei 2026. Lompatan tersebut membuat saham ini terkena suspense hingga dua kali dalam waktu berdekatan.
Adapun, IHSG hari ini diprediksi bergerak bervariasi atau mixed dengan rentang pergerakan 5.734-6.100. Tiga saham HMSP, DSSA, dan UNVR layak direkomendasikan beli.
Baca Juga
Merdeka Copper (MDKA) Cetak Laba Bersih US$ 57,5 Juta di Kuartal I-2026, Ini Penopangnya
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa laju IHSG akan dipengaruhi rilis PMI Manufaktur, inflasi, dan neraca perdagangan Indonesia sebagai indikator kesehatan ekonomi domestik. Di sisi lain, rencana IPO sejumlah emiten pada awal Juli juga berpotensi menyerap likuiditas pasar dalam jangka pendek.
“Secara teknikal, IHSG diperkirakan masih bergerak mixed cenderung melemah dengan support 5.730 dan resistance 6.000. Peluang rebound masih terbatas selama IHSG belum mampu kembali menembus area resistance tersebut,” tulisnya.
