IHSG Diprediksi Bergerak Terbatas, Tiga Saham Dsipimpin KLBF Layak Dilirik Hari Ini
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (29/6/2026), cenderung bergerak terbatas dalam rentang 5.860-6.130. Tiga saham KLBF, BBCA, dan MBMA layak direkomendasikan beli.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa pergerakan indeks akan dipengaruhi langkah pemerintah untuk menginjeksi kembali Saldo Anggaran Lebih (SAL) ke Himbara untuk menjaga likuiditas perbankan. Investor juga menunggu rilis data domestik penting pekan ini, yaitu PMI Manufaktur, neraca perdagangan, dan inflasi, yang akan menjadi indikator kondisi ekonomi dan arah kebijakan selanjutnya.
“Secara teknikal, IHSG diperkirakan bergerak terbatas dengan peluang technical rebound, dengan support di 5.860 dan resistance di 6.130. Rebound berpotensi terjadi apabila sentimen domestik membaik dan tekanan dari pasar global mulai mereda,” tulisnya.
Baca Juga
China Tak Ingin Gulingkan Dolar AS, Tapi Bangun Tatanan Keuangan Baru
Adapun akhir pekan lalu pasar saham Wall Street kembali dilanda penurunan setelah Dow Jones turun tipis 0,086%. Pelemahan juga mleanda S&P500 sebanyak 0,047% dan Nasdaq sebanyak 0,24%.
Terkait saham pilihan hari ini, BRI Danareksa sekuritas merekomendasikan beli saham KLBF dengan target harga Rp 815-845, BBCA dengan target harga Rp 6.400-6.650, dan MBMA dengan target harga Rp 545-585.
Kemarin, IHSG ditutup menguat sebanyak 102,91 poin (1,72%) menjadi 5.896 dengan investor asing melanjutkan aksi jual (net sell) saham senilai Rp 537,25 miliar di seluruh pasar. Net sell terbanyak melanda saham saham CASA Rp 212,67 miliar, BRMI Rp 173,95 miliar, EMAS mencapai Rp 152,82 miliar, dan ASII Rp 87,46 miliar.
Baca Juga
BEI Catat 8 Calon Emiten Antre IPO, Sektor Kesehatan Terbanyak
Tekanan IHSG juga datang dari pelemahan hampir seluruh sektor saham dipimpin saham sektor material dasar dengan pelemahan 5%, sektor industri turun 4,24%, sektor infrastruktur turun lebih dari 4%, sektor energi melemah 2,62%, sektor konsumer primer turun 2,96%, dan sektor teknologi melemah 2,51%. Sebaliknya saham keuangan masih bisa naik tipis 0,03%.
Sebaliknya sejumlah saham berikut berhasil catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham BBRM naik 34,74% menjadi Rp 128 dan TRUS naik 25% menjadi Rp 350. Kenaikan pesat juga melanda saham ARTA sebanyak 23,15% menjadi Rp 2.660, BHAT naik 20,23% menjadi Rp 2.080, dan RICY menguat 19,72% menjadi Rp 85.
