MBMA Bakal Buyback Saham Rp 1,46 Triliun, Ini Jadwal Pelaksanaannya
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) berencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham dengan alokasi dana maksimum mencapai Rp 1,462 triliun. Langkah ini dilakukan di tengah kondisi pasar yang berfluktuasi signifikan sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), MBMA berencana membeli kembali sebanyak-banyaknya 1.548.000.000 lembar saham. Nilai dana yang disiapkan mencapai Rp 1,462 triliun, termasuk biaya perantara pedagang efek dan biaya lainnya.
Pelaksanaan buyback dijadwalkan berlangsung mulai 17 Juni hingga 16 September 2026 atau selama paling lama tiga bulan setelah keterbukaan informasi disampaikan kepada OJK dan Bursa Efek Indonesia (BEI).
Perseroan menyatakan pembelian kembali saham akan dilakukan pada harga yang dianggap baik dan wajar dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku, khususnya POJK Nomor 13 Tahun 2023 dan POJK Nomor 29 Tahun 2023.
Baca Juga
Usai Cetak Kenaikan Laba 34% di 2025, Merdeka Battery (MBMA) Ungkap Target Pesat Tahun Ini
Program buyback dapat dihentikan lebih cepat apabila salah satu kondisi terpenuhi, yakni jumlah saham yang dibeli telah mencapai target 1,548 miliar lembar, dana yang dialokasikan telah habis digunakan, atau Perseroan memutuskan dan mengumumkan bahwa pelaksanaan buyback telah selesai sebelum 16 September 2026.
Dalam pelaksanaannya, buyback akan dilakukan secara bertahap maupun secara penuh melalui BEI. Perseroan juga akan menunjuk satu perusahaan efek untuk melaksanakan transaksi pembelian kembali saham tersebut.
Rencana buyback ini disampaikan dalam rangka pelaksanaan kebijakan OJK mengenai pembelian kembali saham oleh perusahaan terbuka pada kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan, sebagai upaya menjaga kinerja dan stabilitas pasar modal.
