Net Sell Jumbo Rp 447,05 Miliar, Investor Asing Lanjut Lepas Saham BBCA dan BBRI
JAKARTA, investortrust.id – Investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 447,05 miliar, seiring dengan kejatuhan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (8/6/2026), sebanyak 252,62 poin (4,52%) menjadi 5.342.
Net sell terbanyak melanda saham BBCA senilai Rp 489,11 miliar, BBRI mencapai Rp 298,49 miliar, TLKM Rp 135,96 miliar, ANTM mencapai Rp 132,68 miliar, dan AMMN senilai Rp 77,59 miliar.
Baca Juga
Said Iqbal Ungkap Alasannya Bersedia Jadi Penasihat Prabowo Bidang Ketenagakerjaan
Sebaliknya lima saham dengan pembelian bersih (net buy) terbanyak melanda saham BUMI senilai Rp 133,13 miliar, BRMS mencapai Rp 127,59 miliar, BBNI Rp 37,94 miliar, DEWA Rp 30,32 miliar, dan BCAP Rp 29,14 miliar.
Penurunan indeks hari ini sejalan dengan pelemahan seluruh sektor saham. Kejatuhan tersebut juga didukung pelemahan seluruh sektor saham, termasuk saham big cap.
Berdasarkan data BEI, saham sektor industry jatuh 6,39%, sektor infrastruktur 6,29%, dan sektor transportasi 5,58%. Sektor lainnya jatuh lebih dari 4%, seperti energi, material dasar, consumer primer, consumer non primer.
Baca Juga
IHSG Ambles 4,52% di Awal Pekan, Analis Waspadai Penurunan hingga 5.100
Penurunan indeks juga dipicu kejatuhan saham big cap, seperti BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI. Kejatuhan saham TLKM hingg 14,86%, MORA jatuh 7,02%, MLPT 9,42%, BRPT sebanyak 6,42%.
Sebaliknya saham dengan penguatan pesat hari ini, yaitu saham GRIA naik 27,27% menjadi Rp 168, ASPR naik 24,63% menjadi Rp 167, TPIA naik 22,99% menjadi Rp 1.605, PSDN anik 20,59% menjadi Rp 123, dan CTBN naik 19,68% menjadi Rp 7.450.
Pekan lalu, IHSG ditutup anjlok 532,61 poin (8,69%) menjadi 5.594. Penurunan tersebut menjadikan kinerja IHSG BEI yang terburuk di dunia pekan ini. Penurunan tersebut juga membuat nilai kapitalisasi pasar (market cap) IHSG BEI menguap Rp 922 triliun menjadi Rp 9.807 triliun.
Kejatuhan indeks ini juga dipicu atas pelemahan dahsyat saham big cap, khususnya sektor perbankan. Di antaranya, saham BBCA anjlok 10,96%, BBRI melemah 7,12%, TLKM melorot 8,91%, BRPT turun 23,71%, dan MORA anjlok 17,39%.

