IHSG Sesi I Lompat 1,43%, Saham Emiten Prajogo BREN hingga BRPT Motor Pendorongkrak
JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Jumat (29/5/2026), ditutup melambung sebanyak 87,69 poin (1,43%) menjadi 6.217. Kenaikan terdorong rebound signifikan saham emiten Prajogo Pangestu.
Secara sectoral, kenaikan ditopang penguatan saham sektor material dasar 4,69%, sektor infrastruktur 3,18%, sektor energi 3,01%, sektor konsumer primer 2,26%, dan sektor industry 1,15%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor konsumer non primer, keuangan, dan property.
Baca Juga
Pertumbuhan Arus Peti Kemas Internasional Tembus 11%, Sinyal Positif bagi Ekonomi Indonesia
Adapun saham dengna kenaikan harga paling pesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham BREN naik 25% menjadi Rp 3.300, CUAN naik 24,75% menjadi Rp 630, BHAT naik 24,69% menjadi Rp 1.010, BUVA naik 24,59% menjadi Rp 760. Kenaikan juga melanda saham BRPT 23,15% menjadi Rp 1.915 dan PTRO menguat 20,59% menjadi Rp 4.510.
Adapun IHSG sebelum libur Idul Adha ditutup anjlok sebanyak 76,15 poin (1,23%) menjadi 6.130 dengan rentang pergerakan 6.124-6.286 dengan nilai transaksi Rp 15,24 triliun. Penurunan dipicu atas pelemahan seluruh sektor saham.
Baca Juga
Dibuka Melemah, Rupiah Berpeluang 'Rebound' di Tengah Pelemahan Dolar AS
Penurunan dipicu atas pelemahan seluruh sektor saham, seperti sektor industry anjlok 3,38%, sektor konsumer primer 2,20%, sektor consumer non primer 1,69%, sektor property 2,14%, dan sektor keuangan 1,52%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor teknologi, infrastruktur, dan transportasi.
Tekanan terbesar indeks hari ini datang dari kejatuhan saham ASII, INCO, MLTP, UNTR, BUVA. Tekanan indeks juga dipicu kejatuhan harga saham big bank, seperti BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI.

