Net Sell Melonjak Rp 1,53 Triliun, Saham BBRI dan BMRI Diobral Pemodal Asing
JAKARTA, investortrust.id – Investor asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,53 triliun, seiring dengan kejatuhan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (13/5/2026), sebanyak 135 poin (1,98%) ke level terendah baru lebih dari setahun 6.723.
Net sell terbanyak melanda saham BBRI senilai Rp 273,55 miliar, BMRI mencapai Rp 139,76 miliar, AMMN senilai Rp 134,73 miliar, BBCA mencapai Rp 91,76 miliar, dan BUMI mencapai Rp 85,88 miliar.
Baca Juga
Hadiah Ultah ke-82 Prajogo, Saham Didepak MSCI hingga Kekayaan Tergerus
Sebaliknya lima saham dengan torehan pembelian bersih oleh pemodal asing, yaitu saham TINS senilai Rp 41,82 miliar, PACK mencapai Rp 31,20 miliar, TLKM senilai Rp 24,65 miliar, EMAS mencapai Rp 19,22 miliar, dan ISAT senilai Rp 15,72 miliar.
Adapun penurunan indeks hari ini dipicu atas kejatuhan saham big cap setelah dicoret dari daftar MSCI, seperti TPIA, DSSA, AMMN, BREN, CUAN, dan AMRT. Tekanan juga datang dari kejatuhan saham big cap MORA, MLPT, dan AALI.
Sedangkan dari sisi sektor, tekanan datang dari kejatuhans aham sektor, seperti sektor material dasar anjlok lebih dari 4,43% dan sektor infrastruktur 2,72%. Saham sektor energi, consumer primer, teknologi, consumer non primer, hingga keuangan juga turun. Sebaliknya saham sektor transportasi melesat 4,89% dan industry naik 1,26%.
Baca Juga
Haji Isam Akuisisi Abadi Nusantara Hijau (PACK), Gelontorkan Rp 936,65 Miliar
Meski demikian IHSG anjlok, saham KOPI cetak kenaikan hingga auto reject atas (ARA) sebanyak 24,56% menjadi Rp 284. Kenaikan pesat juga melanda saham ELPI sebanyak 22,70% menjadi Rp 2.000, KONI naik 18,12% menjadi Rp 3.390, NEST menguat 18% menjadi Rp 590, dan BNBR menguat 12,18% menjadi Rp 175.
Kemarin, IHSG ditutup melemah sebanyak 46,72 poin (0,68%) menjadi 6.858 dengan pemodal asing investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 931,91 miliar. Net sell terbanyak melanda saham ANTM senilai Rp 217,76 miliar, BMRI mencapai Rp 181,74 miliar, dan CUAN senilai Rp 173,97 miliar.

