Bagikan

IHSG Diprediksi Bergerak Terbatas Hari Ini, Tiga Saham Dipimpin BNBR Layak Dilirik

JAKARTA, investortrust.idIndeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (29/4/2026), diprediksi bergerak terbatas 7.000-7.160 dengan kecenderungan melemah. Tiga saham MBMA, PADA, dan BNBR direkomendasikan beli hari ini.

BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa IHSG bakal bergerak cenderung menguji area gap di level psikologis 7.000. Selama mampu bertahan di atas level tersebut dan terjadi technical rebound, peluang penguatan menuju resistance 7.160 – 7.230 masih terbuka. Sentimen utama indeks berasal dari perkembangan negosiasi Iran-AS yang berdampak pada harga minyak serta arah kebijakan suku bunga The Fed.

Pergerakan indeks juga dipengaruhi berlanjutnya aksi jual (net sell) saham, khususnya saham perbankan, oleh pemodal asing. Aksi jual dipicu ketidakpastian global, terutama konflik Timur Tengah, terkait pembukaan selat Hormuz.

Baca Juga

Reli Wall Street Terhenti, Saham Chip Anjlok Terseret Sentimen OpenAI

Laju indeks juga akan dipengaruhi pergerakan pasar saham dunia semalam, seperti Wall Street yang melemah setelah Dow Jones turun 0,053%. Penurunan juga melanda S&P500 sebanyak 0,49% dan Nasdaq melemah sebanyak 0,90%.

Di tengah peluang pergerakan tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham MBMA dengan target harga Rp 735-780, PADA dengan target harga Rp 224-242, dan BNBR dengan target harga Rp 224-232.

Kemarin, IHSG ditutup melemah sebanyak 34,13 poin (0,48%) menjadi 7.072. Investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 2,34 triliun di seluruh pasar yang disumbangkan saham BSDE mencapai Rp 1,5 triliun melalui pasar negosiasi setelah adanya crossing saham dari investor asing ke pemodal domestic.

Baca Juga

Optimasi Ekonomi Jakarta, Anindya Bakrie Tekankan Pentingnya AI Aplikatif dan Pemberdayaan UMKM

Penurunan indeks kemarin sejalan dengan pelemahan mayoritas pasar saham Asia. Penurunan indesk juga dipicu atas kejatuhan sejumlah saham big cap, seperti AMMN, DSSA, TPIA, INKP, MBSS, ADRO, AADI, dan BREN. Tekanan juga datang dari pelemahan saham MLPT dan PGUN.

Adapun penekan utama indeks hari ini datang dari pelemahan mayoritas sektor saham, seperti sektor material dasar, consumer non primer, consumer primer, teknologi, infrastruktur, hingga transportasi. Sebaliknya saham sektor keuangan, property, dan industry naik.

Meski ditutup di zona merah, beberapa saham berikut justru torehkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA). Di antaranya, saham KOCI menguat 34,82% menjadi Rp 151, ESIP naik 34,75% menjadi Rp 159, PPRE menguat 34,75% menjadi Rp 159, LMPI naik 34,67% menjadi Rp 202, KJEN naik 34,43% menjadi Rp 164, LUCK naik 34,29% menjadi Rp 141, LPAD naik 34,21% menjadi Rp 102, dan KONI naik 24,74% menjadi Rp 2.370.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024