Saham Multi Hanna (MHKI) Akhirnya ARA, Manajemen Ungkap Sejumlah Target Ini
JAKARTA, investortrust.id – Saham emiten pendatang baru ini, PT Multi Hanna Kreasindo Tbk (MHKI), akhirnya berhasil melesat hingga mencapai auto reject atas (ARA) setelah menguat Rp 56 (35%) menjadi Rp 216 pada perdagangan intraday sesi II di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (16/4/2024).
Lompatan harga tersebut berbeda di awal perdagangan pagi ini, saham MHKI sempat melemah sebanyak 15% dari harga IPO Rp 160 menjadi Rp 136. Namun menjelang penutupan sesi I, saham ini mulai pulih hingga catatkan penguatan.
Perseroan merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pengolahan limbah B3 dan non B3 yang telah mendapat perizinan resmi dari Kementerian Lingkungan Hidup.
Baca Juga
Multi Hanna Kreasindo (MHKI) Targetkan Kenaikan Pendapatan 20%
Multi Hanna (MHKI) sebelumnya telah menuntaskan penawaran umum (initial public offering/IPO) saham dengan melepas sebanyak 39,68% atau 750 juta saham, sehingga total dana yang diraup mencapai Rp 120 miliar.
Berdasarkan prospectus perseroan, dana tersebut akan digunakan untuk pengembangan ekspansi bisnis MHKI. Sisanya sebesar 2,1% dari dana IPO akan dimanfaatkan sebagai modal kerja (working capital), yaitu penambahan persediaan bahan baku dan biaya operasional.
Terkait target perseroan, Direktur Utama Multi Hanna (MHKI) Shahabuddin mengatakan, usai listing di BEI, perseroan akan ekspansi pabrik baru di Lamongan, Jawa Timur. Pembangunan pabrik akan didanai dari hasil IPO saham.
Shahabuddin mengatakan, pemilihan Lamongan sebagai lokasi pembangunan pabrik didukung lokasi wilayah tersebut yang strategis untuk membidik pangsa pasar yang luas ke depan.
Baca Juga
“Pangsa pasar sangat luas dan daerah strategis sekali dimana kebetulan banyak pelabuhan dan sangat memungkinkan MHKI untuk berkembang cepat di Jawa Timur sebab pasarnya bisa menerima Indonesia bagian timur seperti Sulawesi, Kalimantan dan pulau lain karena strategis sekali,” ujarnya di BEI, Jakarta, Selasa (16/4/2024).
Tak hanya itu, dia mengatakan, perseroan membuka kemungkinan untuk membuka cabang di Ibu Kota Nusantara (IKN) setelah melihat potensi pasar. Kedepannya, MHKI akan berusaha menekan biaya pengelolaan limbah dengan memangkas biaya transportasi dengan memperluas jangkauan. “Kami akan hadir ke daerah-daerah yang memang potensial,” jelasnya. (CR-4)

