Purbaya Ungkap Anggaran RI Masih Kuat Hadapi Konflik Timur Tengah
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kondisi anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) masih cukup kuat untuk menghadapi potensi krisis Timur Tengah berkepanjangan. Setidaknya, Purbaya mengatakan, berdasarkan simulasi yang dilakukan, terutama terkait harga minyak dunia, APBN masih mampu bertahan.
"Pokoknya kita hitung simulasi harga minyak level tertentu ya setahun, untuk anggaran setahun ini," kata Purbaya seusai menghadiri pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan para mantan presiden dan wapres, para mantan menlu, dan para ketua umum parpol di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/3/2026) malam.
Baca Juga
Harga Minyak Meroket Imbas Perang Iran, Purbaya: Tidak Masalah, Kita Bisa Atur
Menurutnya, APBN masih bisa beradaptasi dan menyesuaikan jika harga minyak naik pada level tertentu. Namun, jika harga minyak melonjak secara ekstrem, pemerintah akan melakukan perhitungan ulang untuk menyesuaikan kebijakan.
"Jadi masih bisa di-absorb kalau harga minyak naik, kalau terlalu tinggi, tetapi kalo ekstrem sekali akan kita hitung ulang," katanya.
Purbaya mengatakan, ketahanan anggaran nasional menjadi salah satu topik pembahasan dalam pertemuan Prabowo dengan para tokoh bangsa. Purbaya mengatakan, berdasarkan analisis saat ini, ketahanan fiskal masih cukup baik.
Baca Juga
Menlu Sugiono Hubungi AS dan Iran Terkait Kesiapan Prabowo Jadi Mediator Konflik
"Ada bahas antara lain kalau krisis seperti ini berkepanjangan, tahan enggak anggarannya, anggarannya seperti apa. Kalau analisa kita yang ada sekarang sih masih cukup baik, jadi enggak ada masalah," katanya.
Dikatakan, salah satu faktor penting adalah kinerja penerimaan negara dari pajak dan bea cukai yang menunjukkan perbaikan. Dikatakan, penerimaan pajak nasional tumbuh 30% pada Januari dan Februari 2026.
"Itu angka yang signifikan sekali. Artinya, ada perbaikan yang signifikan di ekonomi dan perilaku orang-orang, pajak dan bea cukai," katanya.

