Mensos Sebut 1.000 Ahli Waris Bencana Sumatra Sudah Terima Santunan dari Pemerintah
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf melaporkan penyaluran bantuan sosial (bansos) pascabencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat terus berjalan. Ia menyebut hampir 1.000 ahli waris korban meninggal telah menerima santunan.
Mensos menyampaikan bansos disalurkan dalam dua skema dan penyaluran sudah dilakukan sejak dua pekan terakhir. Pertama, bansos reguler dan kedua bansos adaptif khusus kebencanaan.
Baca Juga
Kabar Gembira Jelang Idulfitri: Bansos Triwulan I Dipastikan Cair Sebelum Lebaran
“Bansos reguler berupa sembako dan PKH (program keluarga harapan) sudah kita salurkan secara nasional termasuk untuk tiga provinsi dengan nilai lebih Rp 1 triliun,” ujar Gus Ipul, sapaan Saifullah Yusuf, dalam Rapat Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di kantor Kemendagri, Rabu (11/2/2026).
Untuk bansos adaptif tahap rehabilitasi dan rekonstruksi, Kemensos menyalurkan santunan ahli waris. “Hampir 1.000 korban meninggal santunannya sudah diserahkan kepada ahli waris,” katanya.
Selain santunan, pemerintah memberikan bantuan isi hunian sebesar Rp 3 juta per keluarga. Terdapat bantuan pemberdayaan ekonomi Rp 5 juta per keluarga dan jaminan hidup Rp 450 ribu per orang per bulan selama 3 bulan.
Baca Juga
Mensos Targetkan Digitalisasi Bansos Nasional Mulai Tahun Ini
Mensos menjelaskan penyaluran dilakukan berbasis data yang telah disahkan kepala daerah dan disetujui Mendagri Tito Karnavian. Bantuan juga disalurkan melalui Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), PT Pos, atau diantar langsung jika kondisi tidak memungkinkan. “Kami sudah siap, insyaallah hari Jumat ini akan kita salurkan,” tegas Gus Ipul.
Mensos menegaskan pihaknya akan melakukan pengawasan dan pendampingan agar bantuan tepat sasaran. Ia memastikan koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kemendagri terus dilakukan untuk menjaga akuntabilitas penyaluran bansos.

