BRI Respons Keinginan Purbaya Ambil Alih PNM, Begini Jawabannya
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Hery Gunardi buka suara terkait rencana Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang ingin mengambil alih PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menjadi Special Mission Vehicle (SMV) guna menekan subsidi bunga dan meningkatkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Hery menegaskan, pengambilalihan perusahaan merupakan aksi korporasi yang menjadi kewenangan pemegang saham.
“Ya, itu kan kalau misalnya ada take over perusahaan itu namanya aksi korporasi. Kalau aksi korporasi itu ranahnya pemegang saham, dalam hal ini Danantara. Jadi kami tidak bisa menjawab itu, jadi silahkan tanya Pak Rosan (CEO Danantara Rosan P Roeslani),” kata Hery di Kantor Kementerian PKP, Jakarta Pusat, Senin (9/2/2026) malam.
Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan keinginannya untuk memasukkan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menjadi special mission vehicle (SMV) di bawah Kementerian Keuangan, sebagai mesin khusus Kemenkeu yang menyalurkan Kredit Usaha rakyat (KUR).
Baca Juga
Purbaya Berkeinginan Ambil Alih PNM jadi SMV Khusus Penyalur KUR: Kalau Perlu BRI Saya Beli
Disampaikan Purbaya, ia telah mendiskusikan rencana tersebut dengan Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) Rosan Roeslani dan Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN Dony Oskaria.
“Saya sedang diskusi dengan Danantara untuk ngambil KUR-nya. Salah satu unitnya. Saya tertarik dengan PNM sebetulnya,” kata Purbaya ditemui usai mengikuti rapat kerja (raker) dengan Komisi XI DPR, Jakarta, Rabu (4/2/2026).
Namun demikian, Purbaya mengakui diskusi dengan Danantara dan BP BUMN belum menghasilkan kata sepakat. Jika nantinya PNM bisa dialihkan kewenangan pengelolaannya di bawah Kemenkeu, Purbaya mengaku akan menjadikan PNM menjadi mesin misi khusus (SMV) untuk penyaluran kredit usaha rakyat dari pemerintah. Purbaya pun sempat berkelakar dengan menyampaikan bahwa ia bisa saja harus membeli PT Bank Rakyat Indonesia Tbk selaku induk holding ultra mikro yang membawahkan PNM, agar bisa mengambil alih PNM.
“Jadi rencana saya, akan pakai itu (PNM) kalau dikasih, sebagai penyalur KUR, yang betul-betul program pemerintah. Nanti BRI saya mau beli kalau perlu,” selorohnya.

