Harga Emas Antam Tembus 2,4 Juta Per Gram
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id -- Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam pada hari ini Senin (1/12/2025) mencapai Rp 2,415 juta atau naik Rp 2.000 dari Sabtu (29/11/2025) Rp 2,413 juta per gram.
Berbeda dengan hari Jumat lalu yang sempat melesat Rp 30.000 dari harga Rp 2,383 juta. Sedangkan harga jual kembali (buyback) emas Antam juga mengalami kenaikan sebesar Rp. 2.000 menjadi Rp 2,276 juta dari sebelumnya Rp 2,274 juta.
Berikut harga emas Antam hari ini:
- Emas 0,5 gram: Rp 1,257,5 juta
- Emas 1 gram: Rp 2,415 juta
- Emas 2 gram: Rp 4,780 juta
- Emas 3 gram: Rp 7,152 juta
- Emas 5 gram: Rp 11,890 juta
- Emas 10 gram: Rp 23,700 juta
- Emas 25 gram: Rp 59,085 juta
- Emas 50 gram: Rp 118,005 juta
- Emas 100 gram: Rp 235,860 juta
- Emas 250 gram: Rp 589,340 juta
- Emas 500 gram: Rp 1,178,400 miliar
- Emas 1.000 gram: Rp 2,355,600 miliar
Pengamat Komoditas dan Mata Uang Ibrahim Assuaibi memprediksi harga emas dunia maupun logam dunia akan mengalami kenaikan pada awal-awal Desember. Ibrahim menyebut beberapa faktor yang menyebabkan kenaikan terjadi.
"Yang pertama adalah kita tahu bahwa pasca pemerintahan federal Amerika libur panjang 43 hari banyak sekali data yang tidak dirilis. Salah satunya adalah data pengangguran, kemudian data tenaga kerja, data inflasi. Kemarin-kemarin yang dirilis itu adalah data yang di bulan September yang kita tahu semuanya lebih bagus, semua datanya," kata Ibrahim, Senin (1/12/2025).
Ibrahim memprediksi Bank Central Amerika kemungkinan besar akan menurunkan suku bunga di bulan Desember dan mengumumkan kenaikan pengangguran. Sehingga Bank Central Amerika kemungkinan besar akan menurunkan suku bunga melihat dari data tenaga kerja dan pengangguran.
"Yang kedua, ya kita juga melihat bahwa Bank Central dalam pertemuan minggu kemarin, baik pejabat-pejabat Bank Central Amerika yang terakhir, ya inipun juga mengindikasikan bahwa di bulan Desember Bank Central Amerika itu akan menurunkan suku bunga satu kali lagi di akhir tahun, yaitu di 25 basis point," ucapnya.

