Jelang Pengumuman RDG BI, Rupiah Melemah 34 Poin ke Rp 16.623 per US$
JAKARTA, investortrust.id - Bank Indonesia (BI) akan mengumumkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) mengenai keputusan BI Rate, pada Rabu (22/10/2025) pukul 14.00 WIB. Jelang penyampaian hasil RDG, kondisi rupiah Rabu pagi mengalami pelemahan.
Data Bloomberg, menunjukkan bahwa rupiah melemah 34 poin atau -0,22% berada di posisi Rp 16.623 per US$. Berbalik dengan kondisi ini, dolar AS mengalami pelemahan terhadap sejumlah mata uang di Asia.
Dolar AS melemah terhadap yen Jepang yang melemah -0,19%, won Korea Selatan -0,12%, dan dolar Singapura sebesar -0,09% serta baht Thailand sebesar -0,24%.
Dolar AS juga melemah terhadap euro Uni Eropa sebesar -0,08% dan poundsterling Inggris sebesar -0,04%.
Kepala Ekonom Bank Mandiri melihat penguatan dolar pada Rabu pagi terjadi karena pertimbangan investor terhadap ketidakpastian pemerintah AS dan perdagangan, serta kebijakan moneter terhadap ekonomi. Ini terlihat dari naiknya indeks dolar AS ke level 98,7.
Pasar AS memperkirakan the Fed bakal memangkas suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin (bps) pada akhir Oktober 2025. Pemangkasan akan terjadi di tengah ketidakpastian data inflasi akibat government shutdown.
Melihat kondisi ini, Bank Mandiri memproyeksikan bahwa nilai tukar rupiah terhadap dolar AS akan bergerak pada kisaran Rp 16.540 hingga Rp 16.625 per US$.

