Hasil "Lapor Pak Purbaya" Menkeu Soroti Petugas Bea Cukai Nongkrong di Starbucks: Nggak Kira-Kira Lu
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan pesan yang masuk ke kanal pelaporan "Lapor Pak Purbaya". Total pesan yang masuk ke kanal WhatsApp tersebut mencapai 15.933 pesan.
“Yang ucapan selamat ada 2.648 (pesan), lumayanlah. Sisanya, 13.285 pesan sedang verifikasi,” kata Purbaya, di kantornya, Jakarta, Jumat (17/10/2025).
Salah satu laporan yang menjadi sorotan Purbaya yaitu mengenai petugas Bea Cukai yang nongkrong di Starbucks. Laporan tersebut menyebut bahwa petugas Bea Cukai kerap bertemu dengan kondisi masih berseragam lengkap. Selain itu, terdapat beberapa aparat berbaju sehari-hari dan berdiskusi mengenai pengamanan aset.
“Yang dibicarakan selalu tentang bisnis aset, bagaimana mengamankan aset baru, dapat kiriman mobil, bagaimana jualnya, mohon diawasi dan ditindak,” ujar eks Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) membacakan laporan warga tersebut.
Baca Juga
Ada Masalah Bea Cukai dan Pajak? Menkeu Luncurkan Kanal “Lapor Pak Purbaya”
Purbaya menjelaskan laporan tersebut dilengkapi dengan lokasi lengkap kejadian tersebut. Dia berjanji bisa mengusut laporan tersebut secara tuntas.
Dengan nada berkelakar, Purbaya meminta pegawai Bea Cukai yang kerap bertemu di Starbucks untuk tak berkumpul di kedai kopi internasional tersebut. “Kalau nongkrong jangan di Starbucks, di warung pinggir jalan saja. Tapi, di manapun akan dikejar,” ujar dia.
Purbaya mengatakan meski membuat sejumlah gebrakan, bawahannya banyak yang tidak peduli. Bahkan, dia menganggap anak buahnya menganggap sikap tegasnya sebagai main-main.
“Artinya, mereka nggak peduli. Dianggapnya saya main-main,” kata dia.
Purbaya meminta bawahannya untuk menindak tegas pegawai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang bertindak seperti ini lagi pada Senin pekan depan. Tindakan tegas tersebut berupa pemecatan.
“Saya akan pecat. Saya persulit hidupnya. Masak nongkrong di Starbucks pakai seragam? Nggak kira-kira lu, kalau mau gitu yang sopan-sopan dikit lah,” kata dia.

