Budiman Sudjatmiko: 80.000 Kopdes Jadi Motor Pencapaian Nol Persen Kemiskinan Ekstrem
Poin Penting
|
"Target Bapak Presiden Prabowo Subianto 0% kemiskinan ekstrem di 2026, kalau sempurna ya 0% kemiskinan ekstrem. Kemiskinan relatif itu 4,5%," ujar Budiman dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (14/8/2025).
Sebagaimana diketahui, peluncuran Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih ini diresmikan Presiden Prabowo pada 21 Juli 2025 lalu di Klaten, Jawa Tengah, dengan peluncuran serentak 80.000 Kopdes Merah Putih. Pembenukan progam ini sebagai upaya memperkuat ekonomi pedesaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Budiman memaparkan, hingga saat ini jumlah Kopdes yang sudah dilegalisasi mencapai 80.147 unit. "Artinya, ada 80.000 pelaku ekonomi baru yang bekerja secara sistematis dari lapangan belakang, sayap, tengah, sampai striker-nya untuk memastikan aliran bola (perekonomian) ke depan, ke samping, ke belakang tetap terjaga," bebernya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya transformasi rantai pasok nasional. Menurutnya, rantai pasok yang tidak adil selama ini membuat keuntungan dari hasil produksi petani tidak sepenuhnya dinikmati oleh mereka.
"Jadi saya bilang tadi, Bapak Presiden ingin transformasi rantai pasok nasional, supply chain. Aliran barang dan keuntungan harus lancar kepada mereka yang berproduksi. Operasinya people before profit. Ya profit penting, tapi utamakan rakyatnya," kata Budiman.
Ia menjelaskan bahwa model ekonomi yang diusung berbasis keanggotaan koperasi, mulai dari produsen hingga konsumen, melibatkan berbagai pihak seperti petani, distributor, perusahaan swasta, dan penerima manfaat.
"Kita ingin menjadi co-operative nation, bangsa yang berbasis koperasi," tegasnya.

