Wamenkeu Thomas: SBN Masih Punya Daya Tarik, Penawaran Lelang Pekan II-Juni Sebesar Rp 81,03 T
JAKARTA, investortrust.id - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono menjelaskan performa obligasi pemerintah sangat dipengaruhi dinamika perekonomian global saat ini yang cenderung menantang. Dengan volatilitas yang terjadi, Thomas menyebut (daya serap) lelang obligasi pemerintah terjaga dengan baik.
“Peforma lelang SBN (Surat Berharga Negara) di primary masih terjaga dengan baik,” ujar Thomas saat konferensi pers APBN KiTa edisi Juni 2025, di kantornya, Jakarta, Selasa (17/6/2025).
Dari data yang dia paparkan, bid to cover ratio untuk Surat Utang Negara (SUN) masih berada pada angka 2,76 kali pada lelang 3 Juni 2025. Sementara itu, untuk Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) bid to cover ratio pada 10 Juni 2025 mencapai 3,69 kali.
“Saya baru saja mendapat informasi yang paling mutakhir, kita akan melakukan lelang SUN, setiap dua pekan sekali. Informasi terakhir incoming bid-nya Rp 81,03 triliun, dengan awarded bid Rp 30 triliun,” ujar dia.
Baca Juga
Thomas menyebut rata-rata bid to cover ratio SUN pada 2025 berada pada kisaran 2,57 kali dan 2,52 kali untuk SBSN.
“Ini berada pada level yang sehat,” kata dia.
Selain itu, Thomas juga menyoroti dukungan investor asing di dalam lelang SBN. Incoming bid asing terhadap SUN tercatat sebesar 12,67% dan terhadap SBSN 16,88% dari total permintaan.
“Menandakan, kepercayaan pasar terhadap stabilitas dan kredibilitas fiskal Indonesia terus terjaga,” kata dia

