Hemat, Sekolah Inggris Mulai Terima Pembayaran dengan Bitcoin
JAKARTA, investortrust.id - Lomond School mencatat sejarah sebagai sekolah pertama di Inggris yang secara resmi menerima Bitcoin untuk pembayaran biaya pendidikannya. Kebijakan progresif ini akan mulai diterapkan pada musim gugur 2025, menjadikan sekolah swasta di Helensburgh, Skotlandia, itu sebagai pelopor dalam integrasi kripto di sektor pendidikan Inggris.
Melansir CryptoNewshFlash, Senin (14/04/2025), pengumuman ini disampaikan langsung oleh kepala sekolah. Pernyataan ini bukan di lingkungan akademik, tapi di forum yang tidak lazim yakni sebuah konferensi kripto nasional.
Keputusan tersebut disebut sebagai respons atas meningkatnya permintaan dari orang tua siswa, khususnya dari luar negeri, yang menilai pembayaran dalam Bitcoin lebih hemat biaya dibandingkan dengan transfer bank internasional, yang kerap memungut biaya konversi mata uang.
Meski menerima Bitcoin, Lomond School tidak menyimpannya sebagai aset spekulatif. Dana yang diterima akan langsung dikonversi menjadi poundsterling. Hal ini dilakukan melalui kerja sama dengan penyedia layanan kripto yang teregulasi di Inggris, seperti CoinCorner dan Musqet.
Baca Juga
Artinya, risiko volatilitas nilai kripto dapat ditekan, sementara semua transaksi berada dalam kerangka hukum. Ini termasuk aturan antipencucian uang dan verifikasi identitas.
Namun, pihak sekolah tidak menutup kemungkinan untuk mulai menyimpan Bitcoin sebagai aset cadangan di masa depan. Hal ini tergantung pada regulasi dan penerimaan masyarakat terhadap kripto.
Langkah berani Lomond School sejalan dengan tren yang kini juga menyebar ke dunia korporasi. Pada Desember lalu, sejumlah perusahaan bioteknologi AS, termasuk Enlivex Therapeutics, Acurx Pharmaceuticals, dan Hoth Therapeutics mengumumkan rencana membeli Bitcoin hingga US$ 1 juta, sebagai strategi menghadapi ketidakpastian ekonomi global.
Bahkan GameStop, raksasa ritel game yang sempat viral karena peristiwa ‘meme stock’, ikut mengumumkan investasi dalam Bitcoin sebagai bagian dari strategi keuangan barunya. Meski mencatat penurunan pendapatan sebesar 28% pada kuartal terakhir, saham GameStop melonjak 12% setelah pengumuman tersebut, mengingatkan publik pada efek heboh saat Tesla pertama kali membeli Bitcoin.
CEO Strive Asset Management Matt Cole menyebut, Bitcoin sebagai pilihan strategis baru untuk perusahaan yang mengalami tekanan keuangan. Sementara itu, CEO Coinbase Brian Armstrong memprediksi jumlah pengguna Bitcoin bisa mencapai miliaran orang pada 2030, jika tren saat ini berlanjut.
Para analis pun mencatat, tingkat pertumbuhan adopsi kripto saat ini 43% lebih cepat dibandingkan ponsel dan 20% lebih cepat dari adopsi internet. Dengan sekolah-sekolah mulai membuka diri terhadap aset digital, tidak menutup kemungkinan dalam waktu dekat, rumah sakit, supermarket, bahkan lembaga pemerintah akan ikut menerima kripto sebagai alat pembayaran sah.

