Rupiah Menguat usai Rilis Ekonomi RI Tumbuh 5,03%
JAKARTA, investortrust.id - Nilai tukar rupiah ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat, pada perdagangan valas Rabu (5/2/2025) sore. Hal ini bertepatan dengan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) yang mengumumkan ekonomi Indonesia tumbuh 5,03% (yoy), sepanjang tahun 2024.
Jisdor Bank Indonesia (BI) mencatat mata uang Garuda menguat 57 poin (0,34%) ke level Rp 16.308 per dolar AS pada perdagangan Rabu sore ini. Hal ini sekaligus membuat rupiah melanjutkan posisi menguat terhadap dolar AS, setelah pada perdagangan kemarin (4/2/2025) ditutup di level Rp 16.365 per dolar AS.
Sementara dari perdagangan di pasar spot valas yang dipantau Yahoo Finance, rupiah bergerak menguat 59 poin (0,36%) ke level Rp 16.280 per dolar AS. Adapun dalam penutupan perdagangan sebelumnya, rupiah menguat ke level Rp 16.339 per dolar AS.
"Pertumbuhan ekonomi sebesar 5,03% (yoy) telah sesuai ekspektasi para ekonom. Pertumbuhan ekonomi yang meningkat pada kuartal IV-2024 didorong oleh ekspor yang lebih tinggi. Selain itu, inflasi yang rendah bisa menjaga tingkat konsumsi secara riil, tetapi secara nominal, (pertumbuhan) konsumsi melambat," kata Kepala Ekonom PT Bank Central Asia Tbk (BCA) David Sumual kepada Investortrust, Rabu (5/2/2025).
Baca Juga
PDB Rp 22.148,96 Triliun
BPS mengumumkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV-2024 mencapai 5,02% secara tahunan (yoy). Sedangkan secara kumulatif 2024, ekonomi nasional tumbuh 5,03%.
Adapun produk domestik bruto (PDB) Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) tahun 2024 mencapai Rp 22.148,96 triliun. “Ekonomi Indonesia berdasarkan PDB Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) pada triwulan IV-2024 adalah Rp 5.674,93 triliun dan Atas Dasar Harga Konstan (ADHK) sebesar Rp 3.296,74 triliun,” kata Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, di kantornya, Jakarta, Rabu (5/2/2025).
BPS mengumumkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV-2024 mencapai 5,02% secara tahunan (yoy). Sedangkan secara kumulatif 2024, ekonomi nasional tumbuh 5,03%.
Adapun produk domestik bruto (PDB) Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) tahun 2024 mencapai Rp 22.148,96 triliun. “Ekonomi Indonesia berdasarkan PDB Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) pada triwulan IV-2024 adalah Rp 5.674,93 triliun dan Atas Dasar Harga Konstan (ADHK) sebesar Rp 3.296,74 triliun,” kata Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, di kantornya, Jakarta, Rabu (5/2/2025).

