Bagikan

Dukung Asta Cita Prabowo, Bank Indonesia Akan Perkuat Lima Aspek Ini

 

JAKARTA, investortrust.id - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkap pihaknya berkomitmen mendukung penuh program-program asta cita yang menjadi visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ia mengatakan dukungan dilakukan dengan memperkuat lima aspek prioritas.

Aspek pertama, katanya adalah dengan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan stabilitas moneter. Ia mengatakan BI berkomitmen memastikan stabilnya rupiah melalui intervensi di pasar spot. Selain itu BI juga akan melakukan aksi dengan membeli surat berharga negara (SBN) dari pasar global.

"Itulah dukungan kami untuk suksesnya program-program dalam asta cita," katanya saat memberikan sambutan dalam Peluncuran Laporan Perekonomian Indonesia (LPI) 2024 di Jakarta, Rabu (22/1/2025) dipantau secara daring.

Kemudian langkah koordinasi intens dengan Kementerian Keuangan menjadi aspek prioritas kedua yang akan dilakukan oleh BI. Perry mengeklaim, Indonesia merupakan contoh bagaimana kebijakan fiskal bersama kebijakan moneter oleh bank sentral selalu dapat bersinergi. Ia mengungkap BI dan Menteri Keuangan bersepakat bank sentral akan melakukan pembelian SBN dari pasar 10 tahun.

Termasuk debt switching SBN covid-19 yang jatuh tempo tahun ini senilai Rp 100 triliun.

"Kami sudah bicarakan, itu sudah kami umumkan  Bank Indonesia turut mendukung program  asta cita sehingga pembiayaan fiskalnya itu bisa didorong," ungkapnya.

Selanjutnya aspek ketiga yang menjadi perhatian BI adalah dengan mendorong kredit perbankan kepada sektor-sektor prioritas. Sampai saat ini Perry menyebut BI telah menyalurkan sebesar Rp 295 triliun melalui kebijakan insentif likuiditas makroprudensial (KLM) kepada sektor-sektor prioritas yang menciptakan lapangan kerja.

Baca Juga

Bank Indonesia Salurkan Insentif KLM Rp 295 Triliun

"Terbesar adalah tujuan di pertanian, perdagangan, ritel, termasuk di sektor-sektor perumahan rakyat dan yang terbesar adalah di bidang UMKM, mikro, dan ekonomi kreatif. Kami terus dukung program-program asta cita untuk mendorong sektornya melalui insentif likuiditas makroprudensial," jelasnya.

Aspek keempat yang disebut oleh Perry adalah komitmen bank sentral untuk mendukung program-program ketahanan pangan. Ia melanjutkan aspek ini juga dikaitkan dengan pengendalian inflasi. Perry menyebut telah mengerahkan 46 kantor-kantor perwakilan Bank Indonesia untuk mendukung kesuksesan program hilirisasi pangan.

"Apakah beras, (serta) komoditas yang lain, dari hilir ke hulu dan selama ini Bank Indonesia telah melakukan program-program ini. Kami sinergikan untuk ketahanan pangan," 

Dan terakhir, langkah BI mendukung digitalisasi perekonomian merupakan aspek kelima yang disebut oleh Perry menjadi komitmen bank sentral menyukseskan asta cita Prabowo. BI akan menyukseskan digitalisasi perekonomian baik itu melalui penyaluran bantuan sosial bahkan sampai dengan transaksi keuangan pemerintah pusat dan daerah.

"Kami terus digitalkan ekonomi UMKM dan mikro supaya mendorong pertumbuhan ekonomi kita secara berkelanjutan inklusif," ungkapnya.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024