Awal Pekan, Kurs Rupiah Ditutup Menguat
JAKARTA, investortrust.id - Kurs rupiah mengawali pekan dengan ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat dalam perdagangan valas di pasar spot, Senin (23/12/2024). Dilansir Yahoo Finance, nilai tukar rupiah bergerak menguat 19 poin (0,12%) ke level Rp 16.170/USD.
Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi menjelaskan, data yang menunjukkan perlambatan inflasi AS pada November memberikan sedikit kelegaan. "Ini setelah Federal Reserve memangkas suku bunga lagi sebesar 25 bps Desember ini dan mengindikasikan inflasi cukup kuat untuk mengurangi pemangkasan suku bunga pada 2025. Pasar kini memperkirakan pemangkasan pertama tahun depan akan dilakukan pada bulan Juni. Pasar memperkirakan sekitar dua kali pemangkasan suku bunga lagi pada tahun mendatang, menurut CME FedWatch Tool," katanya dalam keterangan di Jakarta, Senin (23/12/2024).
Baca Juga
BRI Pastikan Beri Layanan Terbatas Selama Libur Nataru, Ini Rinciannya
Indeks PCE Naik
Data Departemen Perdagangan AS menunjukkan indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE), pengukur inflasi pilihan The Fed, naik 0,1% pada bulan November, setelah kenaikan 0,2% yang tidak direvisi pada bulan Oktober. Namun dalam 12 bulan hingga November, indeks harga PCE naik 2,4%, lebih tinggi dibanding kenaikan 2,3% pada Oktober dan sedikit di bawah perkiraan 2,5%.
Namun, kenaikan tahunan inflasi inti, tidak termasuk makanan dan energi yang bergejolak, tetap pada 2,8%, jauh di atas target bank sentral sebesar 2%. Sementara, pemerintah AS akan memulai penutupan sebagian, jika Kongres tidak memperpanjang batas waktu untuk RUU belanja -- yang didukung Presiden Terpilih Donald Trump -- agar disahkan pada tengah malam hari Jumat. RUU tersebut gagal disahkan di DPR pada hari Kamis.
"Pasar juga sedang menunggu rincian tentang langkah-langkah stimulus baru di Tiongkok, karena laporan terkini menunjukkan Beijing akan meningkatkan stimulus fiskal pada tahun mendatang. Negara ini merupakan importir tembaga terbesar di dunia," tuturnya.
Baca Juga
Ada Libur Bersama, Perputaran Uang Momen Nataru Rp 91-100 Triliun

