Harga Emas Terus Naik 15 Bulan Terakhir
JAKARTA, investortrust.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terjadi inflasi pada komponen pengeluaran yang mendorong inflasi secara bulanan dan tahunan. Selain inflasi makanan, minuman, dan tembakau yang tercatat sebesar 0,78% secara bulanan dan 1,68% secara tahunan, terdapat inflasi dari komponen perawatan pribadi dan jasa lainnya. Dari komponen perawatan pribadi, komoditas emas perhiasan tercatat terus naik harganya sejak 15 bulan terakhir.
"Kelompok komponen perawatan pribadi tercatat mengalami inflasi bulanan sebesar 0,65% dan 7,26% secara tahunan. Andil inflasi bulanan kelompok ini sebesar 0,04%, sedangkan secara tahunan memberi andil 0,45%," kata Plt Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti di kantor BPS Pusat, Jakarta, Senin (2/12/2024)..
Kedua komponen ini mengerek inflasi November 2024 sebesar 0,3% secara bulanan dan 1,55% secara tahunan.
"Komponen perawatan pribadi dan jasa lainnya tercatat mengalami inflasi, pendorongnya yaitu komoditas emas perhiasan. Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya menjadi kelompok kedua penyumbang utama inflasi November 2024 dengan andil inflasi sebesar 0,04% (secara bulanan),” kata Amalia.
Amalia mengatakan harga komoditas emas perhiasan terus naik sejak 15 bulan terakhir, yakni sejak September 2023.
“Pada November 2024 mengalami inflasi 2,87% dan memberikan andil inflasi sebesar 0,04%” kata dia.

