Anindya Bakrie: Pidato Prabowo Bawa Optimisme Dunia Usaha
JAKARTA, investortrust.id - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie memuji pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto saat seusai dilantik dan mengambil sumpah jabatan serta dalam sidang kabinet pertama. Menurut Anindya, pidato yang dsiampaikan Prabowo dapat menjadi gambaran dari apa yang akan dilakukan pemerintahan ke depan.
Disampaikan Anindya, pidato Prabowo telah membawa angin optimisme di kalangan pengusaha. Bahkan dia mengatakan, target pertumbuhan ekonomi hingga 8% bukan tidak mungkin akan tercapai, yang tentunya dikejar secara bertahap.
"Dalam pidato beliau (Prabowo) mengatakan bahwa penegakan hukum adalah prioritas utama. Nah, ini sangat penting dalam dua hal, pertama tentu mencegah kebocoran, baik di APBN maupun di perekonomian Indonesia, maupun juga yang kedua adalah untuk memberikan kepercayaan untuk investasi," ungkap dia saat menyampaikan orasi kebangsaan dalam agenda HUT ke-14 Aliansi Kebangsaan di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (29/10/2024).
Baca Juga
Bos Kadin Sambut Baik Upaya Prabowo Selamatkan Sritex (SRIL)
Priortas tersebut, kata dia, menjadi penting lantaran APBN Tahun 2025 berada di kisaran Rp 3.600 triliun atau 15% dari total produk domestik bruto (PDB) Indonesia yang sebesar Rp 22.000 triliun. Sehingga kepastian hukum yang menjadi prioritas Prabowo akan sangat menentukan terhadap 85% lebih PDB Indonesia ke depan.
Optimisme lain, kata CEO Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) ini adalah keinginan Prabowo untuk mencapai swasembada pangan, energi, serta air bersih. Dengan mengejar swasembada pangan, Anindya meyakini akan muncul sejumlah sumber ekonomi yang bari, yang juga akan berkontribusi terhadap pertumbuhan PDB nasional. Dia mencontohkan melalui program makan bergizi gratis, nanti di setiap harinya akan dibutuhkan sekitar 8 juta telur dan 8 juta ayam.
"Ini hal-hal contohnya industrialisasi yang terjadi di luar daripada pemikiran sederhana sebelumnya," ujar dia.

