Profil Menteri Erick Thohir, Lanjutkan Reformasi BUMN
JAKARTA, investortrust.id - Erick Thohir telah mendapat amanah dari Presiden Prabowo Subianto untuk menjabat sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negaran (BUMN) di Kabinet Merah Putih. Sebelum berkecimpung di pemerintahan, Erick dikenal sebagai pengusaha lintasnegara di berbagai bidang.
Erick telah menjabat sebagai menteri BUMN pada pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) periode kedua, yakni tahun 2019-2024. Ia kini bisa melanjutkan transformasi BUMN yang telah dirintisnya.
Sementara itu, berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 2023, Erick memiliki total kekayaan Rp 2,3 triliun. Ia tercatat memiliki 34 bidang tanah dan bangunan dengan total nilai Rp 419,67 miliar. Selain itu, empat kendaraan senilai Rp 4,96 miliar, serta harta bergerak lainnya senilai Rp 28,57 miliar.
Baca Juga
Profil Lengkap Zulhas, dari Menteri Kehutanan hingga Ditunjuk Jadi Menko Bidang Pangan
Erick juga memiliki surat berharga senilai Rp 1,72 triliun, kas dan setara kas senilai Rp 192,35 miliar, serta harta lainnya senilai Rp 149,06 miliar. Sedangkan total utang mencapai Rp 203,76 miliar.
Pemilik Inter Milan 2013-2019
Pria kelahiran Jakarta, 30 Mei 1970, itu merupakan lulusan Glendale Community College, Amerika Serikat. Kemudian, dia meraih gelar magister di National University (California).
Erick merupakan pendiri Mahaka Group, yaitu induk perusahaan multimedia dengan berbagai unit bisnis. Ini termasuk di antaranya media massa, periklanan, dan, olahraga.
Pengalaman Erick di dunia bisnis mencakup jabatan sebagai Komisaris Utama Mahaka Media (2010-2019). Selain itu, Direktur Utama PT Intermedia Capital Tbk, yang merupakan induk ANTV pada 2014-2019.
Baca Juga
Profil Raja Juli Antoni Sang Menteri Kehutanan Era Prabowo Subianto
Di bidang olahraga, Erick dikenal sebagai pemilik klub sepak bola Inter Milan dari 2013-2019. Ia menjabat sebagai presiden klub berjuluk I Nerazzurri tersebut medio 2013-2016. Dia juga pernah menjadi pemilik klub sepak bola asal Amerika Serikat, DC United, dari 2012-2018.
Sementara itu, di dunia bola basket, Erick diketahui pernah menjadi pemiliki klub NBA, Philadelphia 76ers sejak 2011-2013. Sedangkan di dalam negeri, Erick merupakan pemilik klub basket Satria Muda sejak 1998.
Di bidang organisasi, Erick Thohir pernah menjadi presiden Asosiasi Bola Basket Asia Tenggara (SEABA) selama tiga periode (2006-2019), serta ketua umum Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) medio 2006-2010. Selain itu, Erick menjabat sebagai ketua Komite Olimpiade Indonesia (2015-2019) dan ketua Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC).
Saat ini, Erick juga menjabat sebagai ketua umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) sejak Februari 2023.

