Airlangga Ungkap Perdagangan RI-China Surplus Rp 127,3 Triliun
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto menghadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (9/8/2024). Dalam pertemuan itu, Airlangga melaporkan mengenai perdagangan Indonesia dengan China yang mencetak surplus pada tahun lalu. Tak tanggung, perdagangan RI-China mencatat surplus sebesar US$ 8 miliar atau sekitar Rp 127,3 triliun dengan kurs Rp 15.920 per dolar.
"Saya sampaikan ke beliau Indonesia dengan China surplus tahun kemarin US$ 8 billion," katanya.
Baca Juga
RI Luncurkan Perundingan Perdagangan Bebas dengan Negara Arab di Kawasan Teluk, Ini Harapannya
Menurut Airlangga, tidak banyak negara yang dapat mencetak surplus dalam perdagangan dengan China. Hal ini, kata Airlangga, tidak terlepas dari kebijakan ekonomi dan daya saing Indonesia yang baik.
"Apalagi kan harga komoditas sudah turun juga," katanya.
Baca Juga
Surplus Neraca Perdagangan US$ 2,39 Miliar Juni, Berlanjut 50 Bulan Berturut-turut
Selain itu, Airlangga menyampaikan kepada Jokowi mengenai finalisasi Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia dan Uni Eropa atau Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement, (IEU-CEPA). Airlangga menargetkan perundingan ini rampung sebelum Oktober 2024.
"Sekarang sudah 19 ronde perundingan dan sudah tinggal chief negotiator-nya saja," katanya.

