Pertumbuhan Kalah dari Malaysia dan Vietnam, Menko Airlangga Masih Apresiasi
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan di tengah ketidakpastian global, fundamental ekonomi Indonesia masih lebih baik.
“Ketidakpastian global fundamental ekonomi kita masih lebih tinggi dari China 4,7% sedangkan Singapura 2,9%, Korea Selatan 2,3%, dan juga terkait Meksiko 2,24%” kata Airlangga, di kantornya, Jakarta (5/8/2024).
Airlangga mengatakan pertumbuhan ekonomi ini didukung inflasi yang tetap terkendali sebesar 2,13%. Dia mengatakan pemerintah akan melihat berbagai komponen, baik dari segi konsumsi rumah tangga yang sebesar 4,93% dengan porsi 54,3%.
“Pengeluaran LNPRT kemudian konsumsi pemerintah positif PMTB, ekspor barang dan jasa, dan impor barang dan jasa,” kata dia.
Baca Juga
Seperti diberitakan, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal-II 2024, sebesar 5,05% secara tahunan. Pertumbuhan ekonomi pada kuartal-II 2024 ini lebih rendah daripada pertumbuhan ekonomi India, Malaysia, dan Vietnam.
“Ekonomi India diperkirakan tetap kuat meskipun melambat meskipun melambat dengan triwulan-I 2024 maupun triwulan-II 2023,” kata Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh. Edy Mahmud, di kantornya, Jakarta, Senin (5/8/2024).
Sementara itu, Malaysia mengalami pertumbuhan ekonomi yang tajam pada kuartal-II 2024. Pada periode ini, pertumbuhan ekonomi Malaysia tercatat sebesar 5,8% secara tahunan.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal-II 2024 lebih rendah jika dibanding pertumbuhan perekonomian Vietnam pada kuartal-II tahun yang sama. Pertumbuhan ekonomi Vietnam tumbuh 6,93% secara tahunan lebih tinggi dibanding periode kuartal-I 2024 yang tercatat sebesar 5,66% secara tahunan.
Baca Juga
Dari laporan Nikkei, konsumsi domestik Vietnam mengalami perlambatan. Meski demikian, konsumsi rumah tangga dalam negeri meningkat 5,78% dalam enak bulan pertama dibandingkan tahun sebelumnya.
Tetapi, beberapa ekonom, berbeda pendapat mengalami perbedaan dalam upaya Vietnam menaikkan suku bunga. Vietnam akan menaikkan suku bunga untuk mengatasi inflasi dan mendorong pinjaman bisnis.
Pertumbuhan ekonomi negara mitra dagang Indonesia yaitu China yaitu 4,7% atau mengalami perlambatan jika dibanding kuartal-I 2024 dan kuartal-II 2023. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) sebesar 3,1%, lebih tinggi dibandingkan kuartal-II 2023.

