Zulhas Tekankan Pentingnya UMKM Manfaatkan Kemitraan dan Melek Teknologi
JAKARTA, investortrust.id – Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan atau yang akrab disapa Zulhas menyebutkan, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) perlu memanfaatkan kemitraan dalam pengembangan bisnis.
Menurut Mendag Zulhas, sinergi antarpihak sangat dibutuhkan untuk memperkuat empat pilar peningkatan daya saing UMKM. Keempat pilar yang dimaksud adalah inovasi UMKM, akses kemitraan, akses digitalisasi, dan akses pembiayaan.
Hal tersebut disampaikan Mendag Zulkifli Hasan saat melakukan dialog interaktif bersama UMKM Central 19 di Hans Mart, Lampung Selatan, Lampung. Acara tersebut melibatkan sebanyak 500 pelaku UMKM sebagai peserta dialog.
“UMKM berkontribusi terhadap lebih dari 96% penyerapan tenaga kerja dan lebih dari 60 persen pemasukan negara. Oleh karena itu, UMKM harus diperhatikan agar semakin berkembang,” ucapnya dalam keterangan tertulis, Senin (5/8/2024).
Mendag Zulhas menjelaskan urgensi kerja sama antarsektor. Ia mencontohkan hubungan kerja sama retail modern dengan lembaga keuangan sebagai pemberi modal. Selain itu, optimalisasi sektor lain, seperti pariwisata, turut berimbas pada daya beli terhadap produk UMKM.
Dalam dialog tersebut, Mendag mengimbau UMKM di Lampung untuk adaptif dan melek terhadap perkembangan teknologi. Melalui media sosial, UMKM dapat memperluas cakupan promosi produk mereka.
“Jika UMKM hendak maju, harus mulai lakukan pemasaran digital dan tak henti berinovasi. Misalnya, dalam hal variasi produk dan desain kemasan,” ungkap Mendag Zulkifli Hasan.
Mendag Zulhas juga mengatakan, pendirian sentra atau galeri UMKM juga menjadi salah satu langkah strategis untuk promosi UMKM, yaitu sebagai saluran agar masyarakat dan wisatawan semakin mengenal kualitas dan variasi produk lokal setempat.
"Untuk mewujudkannya, perlu dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah pusat dan daerah, pelaku usaha, tokoh masyarakat, serta para pemuda," tegasnya.

