Investasi Pemerintah terhadap Petani Marginal dalam Sistem Pangan Nasional
Oleh Agusdin Pulungan,
Ketua Umum Wahana Masyarakat Tani Nelayan Indonesia (Wamti)
INVESTORTRUST.ID – Pada sistim pangan nasional, investasi pemerintah terhadap petani masih sangat marginal. Hal ini, menyebabkan ketimpangan kesempatan yang sangat lebar bagi petani untuk berkembang. Petani pun makin sulit melepaskan diri dari jeratan kemiskinan struktural.
Relatif rendahnya investasi pemerintah pada sistem pangan nasional ini tentunya tidak boleh dibiarkan. Sistem pangan kita sangat membutuhkan kehadiran tangan negara yang nyata, guna membuka kesempatan yang lebih baik bagi petani dan memperbaiki kesejahteraannya yang superminim.
Untuk mengurangi ketimpangan kesempatan yang masih mengganduli petani, pemerintah bersama stakeholder pertanian dan pangan urgen segera meningkatkan investasi yang lebih tangguh dan efektif untuk pemberdayaan petani. Investasi yang dilakukan pemerintah harus yang inklusif, dengan penerapan hasil-hasil kemajuan bioteknologi, teknologi pengolahan, logistik dan distribusi, serta layanan teknologi penguatan rantai nilai maupun pasar. Selain itu, memperkuat konektivitas perdagangan antara petani (usaha perdesaan/koperasi) dengan pasar lokal, nasional, maupun internasional.
Baca Juga
Kepala Bapanas: Kunci Ketahanan Pangan RI di Petani, Bukan dari Impor!
Tingkatkan Kewirausahaan Petani
Pemerintah harus pula berinvestasi masif untuk meningkatkan kemampuan kewirausahaan petani kecil. Ini termasuk dengan membuka peluang/akses bagi petani gurem untuk bekerja sama dengan dunia usaha, lembaga swadaya masyarakat (LSM), lembaga pembangunan international, dan berbagai institusi lain.
Pemerintah juga harus menyediakan funds yang memadai untuk kredit yang terjangkau bagi usaha mikro dan kecil di perdesaan. Ini termasuk pinjaman untuk bisnis kaum perempuan tani, dengan juga mempertimbangkan kendala mereka.
Baca Juga
Harga Komoditas Pertanian Naik, Volume Impor Beras Indonesia Melonjak 165,27%
Adanya funds kredit produktif bagi para perempuan tani akan sangat membantu untuk mengangkat keluarga petani dari kubangan kemiskinan. Ini tentunya dengan menyediakan suku bunga yang adil dan jangka waktu pembayaran lebih panjang. ***

