Menkeu Usul Dana Transfer ke Daerah 2025 Naik Sekitar 3,8% - 14,4%
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengusulkan dana transfer ke daerah (TKD) pada 2025 dinaikkan. Dia menyebut angkanya bakal lebih tinggi dibanding TKD 2023 yang sebesar Rp 881,4 triliun.
“Perkembangan transfer ke daerah dari tahun ke tahun selalu growth-nya positif bahkan lebih tinggi seperti 2023 lalu,” kata Sri Mulyani saat rapat kerja dengan Komite IV DPD RI, di kompleks MPR/DPR, Jakarta, Selasa (11/6/2024).
Sri Mulyani mengatakan anggaran TKD akan meningkat 3,8% hingga 14,4%. Data yang dipaparkan menunjukkan anggaran TKD pada 2025 mencapai Rp 890,6 triliun hingga Rp 980,4 triliun.
Sri Mulyani mengatakan pertumbuhan yang meningkat karena ukuran belanja yang meningkat secara nasional. Dia berharap belanja dari TKD besar pada tahun depan tidak hanya didominasi untuk belanja berkaitan dengan birokrasi di daerah.
Baca Juga
“Bukan untuk meningkatkan pelayanan dan benefit ke masyarakat langsung,” kata dia.
Menurut Bendahara Negara, terdapat lima arah kebijakan TKD pada 2025. Pertama, meningkatkan sinergi dan harmonisasi belanja pusat dan daerah. Kedua, meningkatkan peran TKD dalam memperkuat kemampuan keuangan daerah untuk mendorong peningkatan belanja produktif. Ketiga, meningkatkan peran TKD dalam mendukung pengembangan sumber ekonomi baru di daerah. Empat, mengarahkan penggunaan TKD untuk mempercepat konvergensi antardaerah antara lain melalui dana desa. Kelima, memperbaiki mekanisme penyaluran TKD untuk menjaga kondisi fiskal pemerintah daerah.
Selain memperkuat kondisi fiskal, Sri Mulyani menyebut TKD akan difokuskan pada prioritas nasional seperti stunting dan stabilitas inflasi. Dia menyebut pemerintah juga akan memberi insentif fiskal kepada daerah-daerah tertinggal.
“Tujuannya supaya tidak ada headline (inflasi) yang tinggi tapi growth yang tinggi harus sinergi dengan kesejahteraan masyarakat yang meningkat dan pembangunan daerah-daerah tertinggal. Sehingga konvergensi seluruh Indonesia terwujud dari sisi kemajuan dan pemerataan,” ujar dia.

