Ini Alasan Suahasil Kembali Lantik Eselon II Kemenkeu, Revisi Kebijakan Purbaya?
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara menjelaskan alasan melantik sejumlah pejabat eselon II. Pelantikan ini terjadi setelah adanya pelantikan sekitar 350 pegawai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pada Kamis (10/9/2026) lalu oleh menkeu sebelumnya Purbaya Yudhi Sadewa.
“Pada pelantikan yang lalu ada yang sudah dilantik, itu berarti sudah menjalankan tugas. Sekarang dalam beberapa hari terakhir ada beberapa penyempurnaan,” ujar Suahasil, di kantornya, Jakarta, Senin (21/9/2026).
Baca Juga
Menkeu Suahasil Lantik 12 Pejabat Eselon II di Kemenkeu, Rombak Pelantikan Sebelumnya?
Suahasil menjelaskan pelantikan hari ini merupakan kelanjutan dari pengisian jabatan pimpinan pratama dan pejabat lainnya yang telah berlangsung selama beberapa waktu terakhir. Pada saat itu, belum sempat mengikuti pelantikan karena berhalangan.
“Selama beberapa hari terakhir ada usulan penyempurnaan atas pelantikan-pelantikan (dan) pelantikan yang sudah dilakukan,” kata dia.
Suahasil mengatakan pelantikan 12 pejabat eselon II tersebut telah melalui pemeriksaan Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Kementerian Keuangan. Proses tersebut dihadiri seluruh pimpinan pejabat eselon I.
“Pimpinan unit eselon I itu duduk dan kemudian berdiskusi di dalam Baperjakat, mendiskusikan berbagai macam perspektif yang diperlukan dalam konteks organisasi, konteks individu, promosi, mutasi,” katanya.
Suahasil menjelaskan bahwa Baperjakat dilakukan dengan proses yang berjenjang. Proses dimulai sejak talentmanagement dengan melihat kinerja dan karakteristik tiap pegawai.
Baca Juga
Menkeu Suahasil Pertimbangkan Ulang Rotasi Pegawai di Kemenkeu yang Ditetapkan Purbaya
“Sehingga kita bisa betul-betul memilih pejabat-pejabat yang akan menempati jabatan melalui proses mutasi maupun promosi yang berjalan secara sehat, kredibel, dan yang paling penting adalah dipahami oleh seluruh pejabat Kemenkeu,” ujarnya.
Suahasil membantah pelantikan ini sebagai langkah revisi terhadap pelantikan yang digelar Purbaya Yudhi Sadewa, menteri keuangan sebelumnya.
“Yang kemarin sudah ikut pelantikan ya sudah sah. Ini adalah penyempurnaan setelah itu,” ucapnya.
